Anggota DPD RI Gelar Sosialisasi Empat Pilar bagi Siswa di Ambon

Ambon, Wartamaluku.com – Anggota DPD RI Novita Anakotta, SH. MH., menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan kepada para siswa di SMA Negeri 8 Ambon, sabtu (19/01).

Menurutnya, dalam membina keutuhan NKRI, kita hendaknya memperhatikan dan memedomani empat pilar kebangsaan, Yakni Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

“Selaku generasi muda, adik-adik harus memahami benar empat pilar kebangsaan dengan baik dalam seluruh kehidupan adik-adik baik di sekolah, rumah, maupun lingkungan pergaulan, “ terang Anakotta.

Anakotta menjelaskan, satu per satu dari empat pilar tersebut, bahwa pilar pertama Pancasila merupakan dasar dan falsafah bangsa yang menjadi pedoman kehidupan berbangsa.

Pilar kedua, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, pilar keempat NKRI, sebuah negara kesatuan yang terbentang dari Sabang sampai Merauke, dan pilar ke empat Bhinneka Tunggal Ika yang memiliki makna berbeda-beda suku, agama, ras dan adat istiadat tetapi hidup berdampingan dengan rukun dan damai dalam kerangka NKRI.

“Tidak hanya tanggung jawab pemerintah dan DPR/MPR, tetapi juga kewajiban seluruh lapisan masyarakat untuk ikut menanamkan nilai-nilai ideologi Pancasila,” ujar senator asal Maluku ini.

Empat pilar kebangsaan, kata Anakotta, sangat penting menghadapi permasalahan aktual dewasa ini. Misalnya tentang meningkatnya suhu politik jelang Pilkada serentak Juni 2018.

Selain itu, senator asal Maluku ini mengatakan bahwa terdapat tantangan internal dan eksternal kebangsaan yang dihadapi termasuk soal pilkada. Tantangan internal berkaitan rendahnya pemahaman terhadap ajaran agama, otonomi daerah, SARA, pemberantasan korupsi dan tidak berjalannya penegakan hukum optimal.

“Tantangan eksternal itu sendiri berkaitan dengan globalisasi dan kapitalisme. Untuk menjawab itu semua maka mari perkokoh empat pilar untuk Indonesia. Saya yakin dengan empat pilar kita bisa melalui tantangan yang ada dan negara kita akan lebih maju.

Dalam pilkada serentak ini, masyarakat juga harus berperan daam menjaga kebhinekaan,” katanya.

Selain karakter, sebuah bangsa harus mempertahankan budaya lokalnya dalam menghadapi budaya global, serta yang menjadi faktor kemajuan bangsa adalah ilmu pengetahuan.

Sedangkan perihal pengelolaan ekonomi, Jeno selalu mengajak untuk mengembangkan kemandirian ekonomi masyarakat, Ekonomi kerakyatan, sebab itu, penting untuk memperkuat pondasi ekonomi bangsa dalam menghadapi era pasar global deasa ini.

“Ekonomi kerakyatan adalah identitas kita yang harus diperkuat. Pemerintah sudah memberikan akses pembiayaan bagi petani, nelayan dan pedagang kecil. Ini harus kita manfaatkan. Kalau usaha rakyat kuat, maka ekonomi negara akan kuat juga,” tutup dia.

Kegiatan sosialisasi empat pilar yang dilakukan ini, sangat mendapat perhatian serius dari para siswa dan dewan guru. Mereka berharap kegiatan seperti dapat dilakukan di kesempatan lain. (WM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *