Camat Ketahui Perkembangan Arta Kemo, ketika Timbul Masalah Lahan

Ambon, Wartamaluku.com – Demi menjaga dan melestarikan kerbau moa agar tidak hilang di MBD maka, pemerintah membangun Agrowisata, dengan tujuan untuk kesejahteraan masyarakat MBD. Camat pulau Moa kabupaten Maluku Barat Daya Jecky Untajana mengakui baru mengetahui adanya pembangunan arta kemo ketika timbul persoalan lahan.

“Saya baru mengetahui adanya pembangunan tempat wisata arta kemo ketika muncul persoalan lahan, sebab kurang lebih 6 bulan saya menjabat camat pulau Moa tidak ada koordinasi dinas terkait dengan kami di kecamatan, nah saya baru mengetahui itu ketika ada masalah lahan”. Tandas Untajana kepada media ini di ambon, senin, 4/12/2017.

“Saya memang baru menjabat Camat pulau Moa karena sebelumnya saya di pulau Wetar sehingga saya kurang mengetahui tempat wisata di gunung kerbau, saya tahu ada program pemerintah untuk pengembangan kerbau Moa tetapi tidak mengetahui sudah sejauh mana perkembangannya”.

Dia mengakui, ada persoalan lahan tetapi pemerintah dalam hal ini dinas terkait sudah menyelesaikan dan perkerjaannya pun sedang berjalan hingga sudah mencapai 60 %.

“Pekerjaan pembangunan arta kemo telah mencapai 60 % namun, terjadi persoalan lahan, tetapi pemerintah sudah menyelesaikannya dengan pemilik lahan setempat.

Untuk diketahui, Kerbau moa ini akan di kemas dalam agro gerbang wisata atau yang di sebut dengan nama ARTA KEMO, dengan titik sentralnya di pulau moa, sebab gunung yang spesifik, kerbau yang unik dan mampu beradaptasi dengan lingkungan misal hanya hanya sedikit air tetapi kerbau mampu bertahan hidup. (WM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *