Dipilih Jadi Ketua DPRD Maluku, Wattimury Ucapkan Terima Kasih

Ambon, Wartamaluku.com – Resmi dipilih menjadi Ketua DPRD Provinsi Maluku periode 2019 – 2024, Lucky Wattimury menyampaikan ucapan terima kasih kepada DPP PDI Perjuangan.

“Yang terutama saya ucapkan terima kasih kepada DPP PDI Perjuangan karena telah memberikan kesempatan kepada saya atas rekomendasi yang dikeluarkan untuk menjadi ketua DPRD Provinsi Maluku periode 2019 – 2024. Kemudian yang kedua juga saya menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Maluku yang mendukung, mendoakan sebab sejak hari Sabtu malam saya ikuti di media sosial Facebook sangat banyak orang memberikan tanggapan dan harapan untuk Bagaimana bersama Gubernur Maluku membangun daerah ini ke depan”. Demikian dikatakan Wattimury kepada sejumlah media di kantor DPRD Maluku, senin, 9/9/2019.

Selain itu juga, Wattimury menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Maluku. Bersamaan dengan itu pula, sebagai ketua DPRD terpilih dirinya mengharapkan adanya dukungan dari seluruh komponen masyarakat tokoh pemuda, tokoh perempuan, tokoh agama bahkan para media untuk bersama – sama bergandeng tangan membangun daerah seribu pulau ini.

Dikatakan, terkait dengan persoalan kinerja dewan dirinya akan berkordinasi dengan seluruh anggota dewan untuk meningkatkan kualitas kinerja. Khususnya dalam mengawasi kinerja Pemerintah Provinsi Maluku.

Untuk membangun Maluku yang lebih baik harus ada kerja sama antara DPRD dan Pemerintah Daerah, masyarakat dan lain – lain. “Kita tidak bisa kerja sendirian kita butuh adanya keterlibatan dari semua stakholder dan masyarakat”, tutur politisi PDI Perjuangan ini.

Oleh karena itu, kata Wattimury, tidak hanya doa yang dibutuhkan tetapi juga partisipasi dalam kebersamaan ke depan. Dengan demikian Maluku yang bisa maju, Maluku yang bisa bergerak untuk maju setara dengan Provinsi lain di negara Indonesia. Ini harus diwujudkan secara bersama.

“Saya yakin betul bahwa salah satu tugas DPRD ke depan termasuk pimpinan dewan itu adalah bagaimana membangun kerjasama dengan Pemerintah Daerah Maluku. Kita tahu betul pak Gubernur kita memiliki langkah-langkah yang sangat cepat, kebijakan – kebijakan strategis yang diambil juga sangat menguntungkan masyarakat Maluku.

Karena itu, bagaimana dewan secara kelembagaan memberikan respons atas kebijakan atau langkah yang telah diambil oleh Gubernur Maluku itu dibutuhkan adanya komunikasi yang intensif antara Pemerintah Daerah dan DPRD atau DPRD dengan Gubernur sehingga masalah – masalah yang terjadi di masyarakat Maluku atau permasalahan pembangunan di Maluku itu bisa lihat secara bersama.

“Kita bicarakan secara bersama dan kita bisa mencari solusinya secara bersama-sama karena menurut saya kita tidak bisa berjalan sendirian tetapi kita harus berjalan secara selaras dan seimbang. Oleh karena itu, koordinasi, sinkronisasi kegiatan itu sangat diperlukan”, ujarnya.

Mantan ketua DPRD Kota Ambon ini mengatakan selama lima tahun ini sudah banyak yang dikerjakan oleh DPRD sekarang. Dan untuk lima tahun kedepan akan lebih ditingkatkan lagi.

“Banyak yang sudah dikerjakan oleh DPRD sekarang, selanjutnya kita bisa lebih tingkatkan lagi di lima tahun mendatang. Memang kekurangan itu pasti ada. Karena tidak ada satupun pimpinan yang semuanya lengkap pasti masih ada kekurangannya dan karena itu yang kurang kita menambahkan dan meningkatkan yang sudah ada dengan begitu Maluku yang dicita-citakan oleh Gubernur dalam visi misinya untuk Maluku maju dalam jiwa dan semangat kemalukuan bisa kita kerjakan secara bersama.

Ketua DPRD bukan segala-galanya, karena di DPRD Maluku ada 45 anggota, pimpinan DPRD cuma 4, ada 41 anggota dan karena itu, kerja dewan tidak hanya bergantung kepada dewan saja tetapi juga membutuhkan orang lain. Keterlibatan semua DPRD sangat diperlukan dan pengalaman lima tahun sudah baik. Jadi nanti di evaluasi mana yang kurang kita benahi mana yang sudah baik kita tingkatkan”. Ungkapnya. (WM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *