DPRD Dukung Revitalisasi Pasar Mardika Ambon

Ambon, Wartamaluku.com – DPRD Provinsi Maluku sangat mendukung adanya revitalisasi Pasar tradisional Mardika Ambon yang rencananya akan dilakukan pada tahun 2020 dengan anggaran kurang lebih Rp 100 Miliar.

Ketua Komisi C DPRD Provinsi Anos Yermias mengatakan dengan revitalisasi pasar mardika sudah sangat tepat, dan nantinya pasar tradisional ini akan semakin berkembang dan dapat bersaing dengan pasar modern lainnya.

Revitalisasi ini dilakukan karena Pasar Mardika sudah dianggap tidak representatif dan lokasinya terkesan sangat kumuh.

“Jadi menurut kami revitalisasi pasar mardika itu penting dan harus dilakukan karena situasi pasar itu sendiri sangat tidak nyaman. Ungkapnya kepada sejumlah wartawan di Ambon, selasa, 31/7/2019.

Menurutnya, pasar tersebut sudah sangat padat, bahkan kabel – kabel penerangan yang ada di dalam kios – kios pun sudah tidak terurus. Karena itu, Revitalisasi ini harus dilakukan dengan kerja sama semua pihak, mengingat status pasar Mardika adalah milik Provinsi Maluku.

“Kita akan melakukan upaya untuk membenahi pasar mardika, sehingga kawasan mardika bisa tertib dan teratur. Karena selama ini pasar itu sangat tidak teratur, misalnya pada waktu – waktu tertentu di seputaran jalan tersebut terjadi kemacetan”, ungkapnya.

Dikatakan, DPRD juga akan melakukan upaya untuk membenahi pasar ampung sehingga kawasan pasar mardika bisa lebih tertib dan teratur.

“Pasar apung juga harus dibenahi dan tertibkan. Karena sampai hari ini pasar apung/ pasar ikan bisa dikatakan sangat jorok. Ini juga harus dibenahi, kami juga tidak ingin seolah – olah menjadi wacana bahwa pasar apung ini kurang mendapat perhatian.

Selain itu, DPRD juga terus mendorong agar beberapa pasar tradisional yang ada di Maluku bisa dibenahi.

“Kita juga sementara berjuang untuk pembangunan pasar elat kabupaten Maluku Tenggara, pembangunan pasar di Bula kabupaten SBT. Kami terus mendorong agar semua pasar tradisional yang ada di Maluku bisa dibenahi.

“Kami berharap mudah – mudahan revitalisasi pasar – pasar ini segera dilakukan, masyarakat kita juga membutuhkan tempat yang nyaman untuk melakukan aktifitas”. Tutur Yermias. (WM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *