DPRD Maluku Minta Pemerintah Lebih Serius Tangani Pengungsi

Ambon, Wartamaluku.com – DPRD Provinsi Maluku meminta kepada Pemerintah baik pusat, Provinsi maupun kabupaten/kota, untuk lebih serius menangani pengungsi di Maluku khususnya Kota Ambon dan sekitarnya, teristimewa yang mengungsi ke gunung-gunung, lantaran diguncang bencana alam gempabumi bermagnitudo 6,8 Skala Richter (SR) pada Kamis (26/9) lalu.

“Saya yakin Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku dan kabupaten/kota yang terkena dampak bencana alam gempabumi itu, sangat serius dan intens untuk memberikan perhatian. Tetapi persoalannya, apakah pemerintah pusat juga melakukan hal yang sama, seperti yang diperintahkan Pak Presiden Joko Widodo (Jokowi)?,” tanya Ketua Fraksi PDIP DPRD Provinsi Maluku, Francois Orno kepada wartawan, di Ambon, Jumat (4/10/2019).

Menurutnya, kondisi para pengungsi di tempat-tempat pengungsian saat ini sangat memprihatinkan, apalagi mereka yang berada di Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, seperti di Desa Liang, Waai dan beberapa desa yang lain.

Dikatakan, masyarakat di Maluku saat ini sangat membutuhkan uluran tangan pemerintah, terutama pemerintah pusat, karena ada banyak rumah milik warga sudah tidak bisa lagi untuk ditempati, lantaran mengalami kerusakan yang sangat parah, bahkan ada yang rata dengan tanah.

“Saya kira tim verifikasi harus secepatnya melakukan proses pendataan bangunan baik rumah maupun fasilitas umum yang rusak sebagai akibat dari dampak bencana alam gempabumi itu, agar anggaran dari pemerintah pusat bisa segera dikucurkan. Kenapa? Karena tidak mungkin warga tinggal di tempat-tempat pengungsian dalam waktu yang lama,” kata Orno.

Dihubungi terpisah, Anggota DPRD Provinsi Maluku, Ikram Umasugi mengatakan, desakan agar pemerintah pusat lebih fokus untuk Maluku, lantaran selama ini Maluku merupakan salah satu provinsi yang meningkatkan pendapatan negara. “Jangan negara “lepas tangan” atas musibah yang menimpa Maluku. Ingat, bahwa Maluku sudah memberikan cukup banyak Sumber Daya Alam alias SDA-nya untuk memperkaya Indonesia. Jadi, sudah sewajarnya ada perhatian serius dari pemerintah pusat,” tandas Ikram.

Namun demikian, Ikram yakin, pemerintah akan tetap memperhatikan kesusahan yang sementara di alami masyarakat di Kota Ambon dan sekitarnya. “Saya juga berharap, tidak ada kata-kata yang keluar dari mulut pejabat negara, yang melukai hati masyarakat di Maluku,” tandas Ikram.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *