DPRD Minta Kedepan Maluku Jangan dianaktirikan

Ambon, Wartamaluku.com – DPRD Provinsi Maluku berharap masa kabinet Indonesia yang telah terbentuk ini bisa lebih serius memperhatikan Provinsi Maluku. Jangan lagi menganaktirikan daerah seribu pulau ini.

DPRD Maluku menilai, susunan kabinet Indonesia Kerja sangat ideal. Untuk itu diharapkan, para Menteri yang telah dipilih Presiden Joko Widodo (Jokowi), bisa memajukan Indonesia dalam 5 tahun ke depan. Demikian disampaikan Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Melkianus Sairdekut kepada wartawan, di Ambon, Jumat (1/11/2019).

Dikatakan Sairdekut, Presiden pasti memiliki penilaian khusus dari berbagai aspek, baik kewilayahan, profesionalitas, kepartaian, dan keutuhan bangsa yang menjadi pertimbangan.

“Untuk itu, dari sisi formasi itulah mereka-mereka yang telah dipilih oleh Pak Presiden. Ujung ceritanya dimana, seluruh susunan kabinet yang telah dibentu itu, harus betul-betul membawa bangsa Indonesia untuk lebih baik di 5 tahun akan datang, karena itu formasi terbaik yang telah disusun Pak Presiden,” tuturnya.

Namun demikian, kata anggota DPRD Dapil KKT/MBD ini, siapa pun Menteri yang telah dipercayakan sebagai Menteri harus memperhatikan seluruh Provinsi yang ada di Indonesia, dan bukan hanya pada daerah-daerah, dimana para Menteri itu berasal.

Dikatakan, Maluku harus menjadi salah satu prioritas Pemerintah Pusat (Pempus) untuk diperhatikan. Pasalnya, sejauh ini banyak janji yang belum ditepati, baik Lumbung Ikan Nasional (LIN), Provinsi Kepulauan hingga PI 10 persen dari pengelolaan Blok Masela.

“Saya minta para menteri yang telah ditetapkan oleh Pak Presiden tidak menganaktirikan Maluku, karena provinsi ini salah satu diantara 7 provinsi lain yang memerdekakan Indonesia. Masalah yang dihadapi Maluku khususnya Kota Ambon dan sekitarnya saat ini adalah, pengungsi, dan banyaknya bangunan rumah dan infrastruktur pemerintah yang rusak akibat guncangan gempabumi pada 26 September 2019. Saya kira, pemerintah harus segera menyelesaikan masalah ini,” harap Sairdekut. (WM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *