Ribuan Masa Pendukung Banjiri Deklarasi Pasangan “SANTUN”

Ambon, Wartamaluku.com –  Deklarasi Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Said Assagaff – Andreas Rentanubun, yang berlangsung di lapangan merdeka ambon, Rabu (10/1).

Pantauan media ini ribuan pendudkung membanjiri deklarasi pasangan calon yang dikenal dengan akronim SANTUN.

Deklarasi pasangan calon tersebut dihadiri Ketua Bidang Organisasi Keanggotaan dan Daerah DPP Golkar Freddy Latumahina berseta fungsionaris mulai dari tingkat DPD, DPC hingga desa, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Michael Wattimena fraksi Demokrat, ketua DPD Demokrat Maluku Roy Pattiasina, Ketua DPW PKS Azis Sangkala, Bupati SBT Mukti Keliobas, Bupati Buru Ramli Umasugi, Bupati Maluku Tenggara Barat (MTB) Petrus Fatlolon, Wakil Walikota Tual, Bupati Aru Johan Ngonga, Wakil Bupati Buru Selatan Ayub Saleky.

Dalam orasinya, petahana Said Assagaff mengungkapkan dalam membangun Maluku tidaklah gampang, butub pemimpin yang berpegalaman yaitu SANTUN. “Saya birokrat asli mulai dari seketaris daerah, Wakil Gubernur dan sekarang masih Gubernur. Sedangkan Andreas Rentanubun merupakan Bupati Maluku Tenggara dua periode. Kami berdua tentu sudab berpegalaman dalam membangun Maluku,”ujarnya.

Dijelaskan, dari hasil survei kepemimpinan bersama Wakil Gubernur Zeth Sahuburua, tingkat kepuasan masyarakat mencapai 75-80 persen. Hal tersebut menandakan, dirinya telah berbuat banyak untuk kesejahteraan rakyat. Ditambah dengam sejumlah penghargaan pembangunan yang diraih, yakni nomor 1 indeks demokrasi di indonesia, usia harapan hidup orang Maluku dari 65 menjadi 67 tahun.

Angka kebahagaian nomor 1 Indonesia, pendapatan perkapita dari Rp14 juta menjadi Rp16 juta, kerukunana umat beragama nomor 3 terbaik di Indonesia, Maluku peringkat 12 sebagai provinsi terbaik di Indonesia. “Banyak penghargaan yang sudah saya dapatkan, Karena itu saya mau terus lanjutkan pembangunan ini bersama sama dengan Andreas Rantnubun,”ucapnya.

Sementara itu, calon Wakil Gubernue Andreas Rentanubun, mengatakan akronim SANTUN yang dipakai dikarenakan dirinya bersama Said Assagaff sudah terbukti berpegalaman, teruji, memberikan pelayanan tanpa pamri, dan santu berkomitmen untuk menyelesailan persoalan di Maluku, serta SANTUN selalu hadir ditengah-tengah masyarajkat.

“Ini menjadi kekuatan bagi masyarakat Maluku, dan kita siap melaksanakan tugas kepada masyarakat sebagai tuan dan kami sebagai pelayan untuk melayani saudara-saudara. Untuk itu, mari kota bersama-sama membangun Maluku yang sejahtwra,”cetusnya.

Selain itu, Ketua Bidang Organisasi keanggotaan dan daerah DPP Golkar Freddy Latumahina mengungkapkan Golkar mulai dari DPP, DPC sampai desa siap mendukung dan memenangkan SANTUN, untuk melanjutkan kepemimpinan dua periode.

Jelasnya, ada tiga pesan dari ketua DPP kepada semua calon kepala daerah, yaitu harus berikan kepemudahan kepada masyarakat untuk mendapat sembako dengan harga yang murah, rakyat harus diberikan perumahan yang layak, murah dan bisa dihuni, serta perluas lapangan kerja. “Saya SANTUN menang dan akan menjalankan amanah itu,”yakinnya.

Dilain sisi, ketua komisi IV DPR RI Maichael Wattimena menuturkan dalam membangun daerah membutuhkan pemimpin yang memiliki karakter dan berperilaku yang berkeadilan. Dan hal tersebut dimiliki SANTUN.

“kepemipinan Assagaff selama lima tahun sudah cukup baik, walaupun demikian kita harus memberikan kesempatan lagi kepadanya untuk melanjutkan kepemimpinan lima tahun kedepan periode 2018-2023 dalam membangun Maluku ke araj yang lebih baik lagi,”ulasnya.

Begitu juga dikatakan, Ketua DPW PKS Maluku Azis Sangkala, yang menurutnya kepemimpinan Said – Andre sudah teruji. “Kita memberikan dukungan dan hadir dalam deklrasi, karena sudah mengetahui bahwa SANTUN adalah pasangan teruji dan berkomitmen.

Sehingga dirinya sangat menaruh harapan, kedua bisa lolos dan memimpin kembali Maluku untuk lima tahun kedepan. ” lima tahun beliau sudah berhasil murunkan angka kemiskinan, dan menjadikan Maluku daerah bahagia di Indonesia, serta mennjadikan Maluku daerah terdepan dan bisa bersaing dengan darerah lain di Indonesia,”tuturnya.

Ketua tim pemenangan SANTUN, Richard Louhenapessy, mengungkapkan dirinya bertanggungjawab berjuang bersama-sama seluruh masyarakat Maluku memenangkan SANTUN.

“Saya menyampaikan terima kasih banyak kepada masyarakat yang hadir, saya tahu panas terik, tetapi ini bertanda luar biasa bahwa Allah menyertai kota Ambon dengan cuava yang baik,”ucapnya.

Menurut Walikota Ambon ini, kehadiran masyarakat dalam Deklarasi SANTUN merupakan awal baik, untuk sebuah kemenangan. (WM-A)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *