Taslim Asis: Masalah Sampah Sudah Jadi Isu Nasional

Ambon, Wartamaluku.com – Salah satu masalah yang dihadapi dan menjadi isu nasional adalah sampah. Demikian dikatakan Komisi VII DPR RI Tazlim aziz dalam kegiatan sosialisasi pengembangan bank sampah dalam menunjang sirkular ekonomi masyarakat menuju Indonesia Bersih sampah 2025 bersama Jenderal pengelolaan sampah kementrian lingkungan hidup, limbah dan B3 yang berlangsung di Manise Hotel Ambon Rabu (27/03/2019).

“Masalah terbesar yang sudah menjadi isu nasional saat ini adalah sampah plastik, mengingat dampak dari pencemarannya sangat berbahaya, karena itu, salah satu solusi yang baik yakni bagaimana menciptakan sampah plastik ini untuk bisa di daur ulang dan dijadikan biji plastik agar tidak terurai molekul yang berbaya bagi masyarakat”, ucap Taslim

“Jadi hari ini (Rabu) kita duduk bersama untuk mendengar secara seksama apa solusi yang akan ditawarkan oleh Direktorat Jenderal Pengolaan Sampah dan B3 dalam menangani masalah sampah di Maluku”, tuturnya.

Selain itu juga, untuk mencari teknis yang terbaik dalam pengolaan sampah itu sendiri, baik yang dipisah antara sampah basah dan sampah kering agar bisa digunakan sebagai bahan kompos.

Dalam kegiatan tersebut juga Kementrian Lingkungan Hidup secara simbolis menyerahkan 40 buah motor sampah kepada mitra untuk mobilisasi, hal ini dimaksudkan agar bisa mengerakan sampah-sampah yang ada di lingkungan.

Selain itu, ada juga bantuan truck sampah tetapi hanya diberikan kepada tiga kabupaten/kota yakni kota Ambon, Buru dan Maluku Tenggara. Untuk sementara hanya tiga kabupaten/kota ini saja, karena salah satu persyaratan untuk bisa mendapatkan bantuan truck ini adalah adanya keberpihakan dari Pemerintah Daerah.

“Sesuai dengan surat rekomendasi dari kepala daerah kemudian diserahkan CSR ,dalam hal ini Kementrian lingkungan hidup dan kehutanan untuk memberikan partisipasi dan sampai dengan hari ini, yang mampu memenuhi pesyaratan itu hanyalah Walikota Ambon, Bupati buru dan Bupati Maluku Tenggara”, ungkap Taslim

Karena itu, kami berharap semoga dengan sosialiasi ini bisa menghasilkan solusi yang terbaik dalam hal penanganan sampah di kota Ambon dan kabupaten/kota lainnya.

Sementara menurut Wakil Walikota Syarif Hadler yang membuka kegiatan tersebut mengatakan pengembangan bank sampah oleh masyarakat adalah salah satu penunjang ekonomi masyarakat, jika dapat dikelola secara baik. untuk membangun kapasitas bank sampah sebagai modal sosial yang permanen dalam pranata sosial masyarakat dalam pengelolaan sampah secara baik. (WM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *