Wawali Tual Buka Acara Bursa Pertukaran Inovasi Desa

Tual, Wartamaluku.com – Wakil Wali Kota Tual Usman Tamnge Secara resmi membuka acara Bursa Pertukaran Inovasi Desa, Klaster Namser-Wearhir Kecamatan Pulau Dullah Utara dan Pulau Dullah Selatan yang bertemakan ‘’ MENGGUGAH KOMITMEN MENGGERAKAN DESA, MENUJU KOTA TUAL INOVATIF ‘’ Kegiatan berlangsung dengan aman dan tertib bertempat di Pandopo Yarlear Sabtu, 3/8/2019.

Dalam sambutan singkatnya, Wawali mengatakan Kemajuan suatu daerah atau wilayah bahkan Negara sekalipun, ditandai hadirnya lompatan strategi pembangunan yang berlangsung secara cepat yang disebut Revolusi. Salah satu lompatan strategi pembangunan Indonesia yang mungkin setara dengan revolusi di era milenial adalah mengorbitnya undang undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa. “ungkapnya.

Dijelaskan, Lahirnya UU desa sejatinya mensublimasi gagasan dan cita cita bangsa indonesia yang menghendaki adannya perubahan dan kemajuan mendasar atas desa. Gerakan progresif pro desa lebih ditonjolkan, dimana daerah tak boleh lagi menjadikan desa sebagai obyek pembangunan saja tapi juga subyek dari pembangunan desa yang pada gilirannya diharapkan menjadi nyala lilin yang mengorbankan api kemandirian dan kemajuan suatu daerah.

Revolusi desa yang ditandai dengan hadirnya UU Desa berbasis pada inovasi, Lahir di perenungan mendalam, pemikiran dan gagasan serta kekuatan ide pembaruan dalam gerakan membangun Negara dari desa, dari anak-anak bangsa yang mendambakan kemandirian dan kesejahteraan desa.

Lanjut dikatakan, Salah satu komponen utama pendukung revolusi pembagunan desa adalah dana desa. Meski bukan satu-satunya penjamin, Kehadiran dana desa telah memicu semangat desa untuk bergerak membagun dalam skala yang tidak seperti sebelum-sebelumnya. Untuk lebih meningkatkan makna Dana Desa bagi masyarakat desa, Kementerian Desa Pembagunan Daerah tertingal dan transmigrasi berupaya mendorong kreativitas dan daya inovatif desa dalam merencanakan, hingga membelanjakan Dana Desa secara umum melalui sebuah program yang disebut Program Inovasi Desa [PID].” Jelasnya.

Menurut Tamnge, PID tidak membawa misi bagi-bagi uang kepada desa, tapi berusaha menumbuhkan daya kreasi dan inovasi kedalam kerangka kebijakan pembagunan desa. Dengan kata lain mendorong pengembangaan ‘’inovasi’’ dalam kerangka dan struktur kebijakan dan pembagunan desa, sehingga struktur perencanaan dan distribusi pembelanjaan Dana Desa benar-benar dilakukan dengan cara atau pun terobosan yang kretif dan inovatif. “terangnya.

Tamnge juga menyampaikan, Kota Tual memiliki 27 desa dan 11 Dusun. Untuk itu, Salah satu media tukar menukar cerita keberhasilan ini, merupakan salah satu kegiatan dari program inovasi Desa. Yang Alhamdulillah telah dilaksanakan oleh pemerintah KotaTual sejak tahun 2018 hinga tahun 2019.

Diakhir sambutannya Wakil Wali Kota Tual Usman Tamnge berharap agar dapat mempercepat proses pembangunan dan pemberdayaan desa dan dapat mengembangkan potensi yang ada serta focus pengembangan sumber daya manusia. “ pintanya. (WM/stef)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *