Polemik Ruang Kelas Dua SD di Ambon, Laturiuw Dorong Dialog Bersama

Ambon, Wartamaluku.com – Anggota Komisi II DPRD Kota Ambon, Christianto Laturiuw, angkat suara terkait polemik penggunaan ruang kelas antara SD Inpres 24 Ambon dan SD Negeri 39 Ambon yang berada di kawasan Skip, Ambon.

Persoalan tersebut mencuat setelah Komisi II DPRD Kota Ambon menggelar pertemuan untuk membahas pemanfaatan ruang kelas di kedua sekolah tersebut. Namun, dalam rapat yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Ambon pada Senin (23/2/2026), hanya pihak SD Inpres 24 yang hadir, sementara pihak SD Negeri 39 tidak mengikuti pertemuan tersebut.

Menurut Laturiuw, ketidakhadiran salah satu pihak membuat pembahasan belum dapat berjalan secara maksimal sehingga DPRD berencana mengundang kembali kedua sekolah tersebut bersama Dinas Pendidikan Kota Ambon untuk mencari solusi bersama.

“Kondisi ini membuat pembahasan belum berjalan maksimal sehingga DPRD berencana mengundang kedua belah pihak, termasuk Dinas Pendidikan, untuk duduk bersama membicarakan pemanfaatan ruang kelas dan pengaturan proses belajar mengajar,” kata Laturiuw kepada media usai melakukan tinjauan lapangan.
Ia menegaskan, persoalan ini bukan untuk mencari siapa yang benar atau salah, melainkan mencari solusi terbaik agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan baik tanpa mengganggu kepentingan siswa.

Menurutnya, lembaga pendidikan harus tetap menunjukkan sikap profesional dan mengedepankan kepentingan peserta didik sebagai prioritas utama.

Laturiuw juga mengingatkan bahwa perseteruan terkait penggunaan ruang kelas berpotensi menimbulkan dampak kurang baik bagi siswa maupun orang tua. Terlebih dalam penerapan kurikulum saat ini yang menekankan pendidikan karakter.

Karena itu, ia menilai dialog terbuka dan musyawarah merupakan langkah paling tepat untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara bijak.

Komisi II DPRD Kota Ambon berharap kedua sekolah dapat hadir dalam pertemuan lanjutan sehingga penataan ruang kelas dan sistem pembelajaran dapat disepakati secara adil dan kondusif demi kenyamanan siswa di Kota Ambon. (**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *