Pertemuan ESDM, SKK Migas, Inpex Bahas Blok Masela, Gubernur Maluku Minta Dukungan Doa Masyarakat

Ambon, Wartamaluku.com – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menggelar pertemuan bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), SKK Migas, dan PT Inpex Ltd membawa angin segar bagi percepatan pengembangan Lapangan Abadi Blok Masela, Selasa (31/03/2026).

Pertemuan tersebut membahas percepatan pengembangan Lapangan Abadi Blok Masela yang merupakan proyek strategis nasional di Maluku.

Selain Gubernur Lewerissa, hadir pula Michael Wattimena, jajaran SKK Migas seperti Umar Lessy dan Decky Loupaty, serta perwakilan dari Kementerian ESDM dan PT Inpex Ltd.

Pertemuan berlangsung pada Selasa (31/03/2026) di Lantai VI Kantor Gubernur Maluku, Kota Ambon.

Menurut Lewerissa, proyek Blok Masela menjadi perhatian serius pemerintah pusat hingga daerah karena memiliki dampak besar terhadap pembangunan dan perekonomian Maluku.

Usai pertemuan, Lewerissa mengungkapkan bahwa para pihak telah memiliki kesepahaman untuk mendorong percepatan proyek tersebut. Pemerintah Provinsi Maluku juga telah membentuk tim terpadu melalui SK Gubernur Nomor 519 Tahun 2026 yang akan turun langsung ke lapangan guna melakukan koordinasi dan langkah percepatan.

“Keberhasilan proyek ini sangat bergantung pada kolaborasi dan sinergi semua pihak, termasuk dukungan masyarakat Maluku,” ujar Lewerissa kepada wartawan.

Lewerissa juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan doa dan dukungan agar pengembangan Lapangan Abadi Blok Masela dapat segera terealisasi.

“Kami meminta dukungan masyarakat Maluku. Mohon doa dan restu supaya pengembangan Lapangan Abadi Blok Masela ini bisa terlaksana dalam waktu yang cepat,” tambahnya.

Gubernur berharap, dengan kerja sama yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, pembangunan Lapangan Abadi Blok Masela dapat segera terealisasi dan memberikan dampak besar bagi pembangunan dan perekonomian Maluku.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, diharapkan proyek strategis nasional ini mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Maluku.(WM/yk)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *