Ops SAR Hari Kedua, Nelayan Hilang di Perairan Saparua Belum Ditemukan

Ambon,Wartamaluku.com – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang di sekitar Perairan Pulau Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, masih terus berlangsung hingga hari kedua, Sabtu (11/4/2026), namun belum membuahkan hasil.

Kepala Kantor SAR Ambon menyampaikan bahwa pada hari kedua operasi, Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian sejak pukul 07.00 WIT dengan menyisir sejumlah titik koordinat yang telah ditentukan berdasarkan SAR Maps. Proses pencarian dilakukan secara intensif meski terkendala kondisi cuaca berupa hujan ringan dan kabut di sekitar lokasi kejadian.

“Hingga sore hari, Tim SAR Gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Operasi SAR sementara dihentikan dan akan dilanjutkan pada hari ketiga,” ujarnya.

Korban diketahui bernama Roy Souhoka (41), seorang nelayan yang dilaporkan terjatuh dari longboat di perairan Desa Haria, Pulau Saparua, pada Kamis (9/4/2026). Peristiwa tersebut sempat disaksikan oleh nelayan setempat yang langsung melakukan pencarian awal, namun tidak berhasil menemukan korban.

Informasi kejadian kemudian dilaporkan oleh Camat Saparua ke Comm Centre Basarnas Ambon untuk mendapatkan bantuan SAR.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas Ambon, Camat Saparua, Polsek Saparua, serta masyarakat setempat. Dalam pelaksanaannya, Tim SAR menggunakan sejumlah alat utama dan peralatan SAR, seperti Rigid Buoyancy Boat (RBB) milik Kansar Ambon serta longboat milik warga.

Adapun kondisi cuaca di lokasi operasi dilaporkan hujan ringan dengan kecepatan angin dari barat daya hingga barat mencapai 20 knots, serta tinggi gelombang relatif rendah sekitar 0,5 meter. (**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *