Dobo,Wartamaluku.com – Sebanyak 14 penumpang speedboat yang mengalami mati mesin di sekitar Perairan Desa Gomar, Kabupaten Kepulauan Aru, berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat oleh Tim SAR Gabungan, Minggu (12/7/2026).
Insiden tersebut terjadi saat sebuah speedboat yang mengangkut 14 orang bertolak dari Desa Joran menuju Kota Dobo pada Jumat (11/7/2026) sekitar pukul 15.50 WIT. Namun, dalam perjalanan, tepatnya di sekitar Perairan Desa Gomar, kapal mengalami kerusakan mesin sehingga tidak dapat melanjutkan pelayaran.
Laporan kejadian diterima Unit Siaga SAR Dobo dari BPBD Dobo pada pukul 21.40 WIT. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR Gabungan segera dikerahkan untuk melakukan operasi penyelamatan terhadap para penumpang yang dilaporkan terombang-ambing di laut.
Pada pukul 22.00 WIT, Tim SAR Gabungan berangkat menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) milik Unit Siaga SAR Kepulauan Aru menuju lokasi kejadian yang berada pada koordinat 6°38’7.46″ LS dan 134°33’5.47″ BT, atau sekitar 67,75 nautical mile arah selatan dari Pelabuhan Dobo.
Dalam perjalanan menuju lokasi, sekitar pukul 00.51 WIT, tim berhasil berkomunikasi dengan salah satu korban. Dari komunikasi tersebut diketahui seluruh penumpang berada dalam keadaan selamat dan telah berada di Desa Erersin, Kabupaten Kepulauan Aru, sambil menunggu kedatangan tim penyelamat.
Sekitar pukul 01.00 WIT, Tim SAR Gabungan tiba di Desa Erersin dan memastikan seluruh korban dalam kondisi aman. Mengingat waktu sudah tengah malam dan jarak pandang terbatas, tim memutuskan proses evakuasi menuju Kota Dobo dilakukan pada pagi hari demi keselamatan seluruh pihak.
Evakuasi kemudian dilaksanakan pada Sabtu (12/7/2026) sekitar pukul 05.50 WIT. Tim SAR Gabungan bersama seluruh korban bergerak dari Desa Erersin menuju Kota Dobo dengan menempuh jarak sekitar 55 nautical mile ke arah utara.
Setelah melakukan perjalanan laut selama kurang lebih empat jam, Tim SAR Gabungan bersama 14 korban akhirnya tiba di Pelabuhan Pasar Barat, Kota Dobo, sekitar pukul 09.30 WIT. Seluruh korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga dalam keadaan selamat.
Operasi SAR ini melibatkan sejumlah unsur potensi SAR, yakni Unit Siaga SAR Dobo, TNI AL Kepulauan Aru, Polairud Kepulauan Aru, dan BPBD Kepulauan Aru. Dalam pelaksanaannya, tim menggunakan RIB Unit Siaga SAR Kepulauan Aru sebagai sarana utama evakuasi.
Selama operasi berlangsung, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah berawan dengan angin tenggara berkecepatan 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.
Dengan berhasil dievakuasinya seluruh penumpang dalam keadaan selamat, operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing disertai ucapan terima kasih atas kerja sama dan dukungan selama pelaksanaan operasi penyelamatan. (**)






