Ambon,Wartamaluku.com – Ketua Umum Pengprov PBVSI Maluku, Alimudin Kolatlena, menegaskan pelantikan pengurus PBVSI Kota Ambon masa bakti 2026–2030 dan Rapat Kerja III yang berlangsung di Kota Ambon, Sabtu (23/5/2026), bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi awal tanggung jawab besar untuk membangkitkan prestasi bola voli di Maluku.
Dalam sambutannya, Alimudin menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan penuh semangat positif. Ia menilai optimisme besar terlihat dari susunan pengurus yang didominasi oleh sosok-sosok yang selama ini aktif mendedikasikan diri untuk perkembangan bola voli di Kota Ambon.
“Wajah-wajah yang dilantik hari ini adalah orang-orang bola voli. Mereka hampir setiap hari mendedikasikan waktu dan tenaga untuk olahraga ini. Bahkan sekitar 20 persen pengurus kota juga merupakan pengurus provinsi, sehingga ada sinergi, kolaborasi, dan komunikasi yang baik antara kota dan provinsi,” ujarnya.
Menurutnya, bola voli saat ini menjadi olahraga yang merakyat yang mudah diakses seluruh kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Hampir seluruh desa di Maluku memiliki lapangan voli, sehingga olahraga tersebut tetap menjadi salah satu cabang paling populer selain sepak bola.
Ia menekankan pentingnya pembinaan usia dini secara berkelanjutan melalui pelaksanaan turnamen dan kompetisi rutin. Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia, seperti pelatih dan wasit, juga menjadi fokus utama kepengurusan ke depan.
“Program kerja yang dihasilkan nanti harus diwujudkan dalam kerja nyata di lapangan. Tinggalkan semua perbedaan, baik berasal dari wilayah, tim, maupun klub yang berbeda. Ketika sudah berada dalam rumah besar PBVSI Kota Ambon, maka kita adalah satu,” tegasnya.
Alimudin juga mengingatkan bahwa Kota Ambon selama ini menjadi barometer perkembangan bola voli di Maluku. Karena itu, kejayaan bola voli Ambon harus dikembalikan setelah beberapa tahun terakhir mengalami pasang surut prestasi.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan, Pengprov PBVSI Maluku telah menyiapkan sejumlah agenda penting. Pada Juni 2026 akan dilaksanakan kursus dan sertifikasi wasit daerah, sedangkan Juli 2026 digelar kursus pelatih sertifikasi nasional di Ambon dengan Maluku sebagai tuan rumah.
Selain itu, pada September 2026 mendatang, Pengprov PBVSI Maluku juga merencanakan pelaksanaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) U-22 sebagai persiapan menghadapi Pra-PON 2027, baik untuk voli indoor maupun voli pantai putra dan putri.
“Kami punya mimpi besar, Maluku harus kembali tampil di PON setelah sekian lama absen. Karena itu pembinaan harus dimulai dari sekarang,” katanya.
Ia bahkan mengungkapkan rencana pelaksanaan turnamen terbesar di Maluku dengan total bonus mencapai ratusan juta rupiah guna meningkatkan semangat atlet dan klub-klub bola voli di daerah.
Menutup sambutannya, Alimudin mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk terus membangun komunikasi dan konsolidasi demi kemajuan bola voli di Kota Ambon dan Provinsi Maluku.
“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Mari bergandengan tangan untuk memajukan bola voli di Kota Ambon dan Maluku,” pungkasnya. (WM/yk)
