Ambon, Wartamaluku.com – General Manager Bandara Internasional Pattimura Ambon, Johan Seno Acton, secara resmi menutup Posko Angkutan Udara Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026 di Bandara Pattimura Ambon, Senin (05/01/2026).
Penutupan posko menandai berakhirnya pelayanan terpadu angkutan udara yang berlangsung aman, lancar, dan kondusif selama periode Natal dan Tahun Baru.
Penutupan posko tersebut merupakan bagian dari agenda rutin nasional yang bertujuan menjamin keselamatan, keamanan, kelancaran, serta kenyamanan layanan transportasi udara, khususnya pada masa meningkatnya mobilitas masyarakat.
Dalam amanatnya, Johan Seno Acton menyampaikan bahwa selama periode operasional Posko Angkutan Udara Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Bandara Pattimura mencatat sekitar 642 pergerakan pesawat, meningkat sekitar 10 persen dibandingkan periode posko tahun 2024.
Sementara dari sisi penumpang, tercatat 59.216 penumpang yang dilayani, baik penumpang datang maupun berangkat. Peningkatan mobilitas masyarakat, terutama pada puncak arus Natal dan Tahun Baru, dapat dikelola dengan baik tanpa terjadi penumpukan signifikan di terminal.
“Alhamdulillah, seluruh aktivitas penerbangan, pelayanan penumpang, serta pergerakan kargo selama masa posko berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali tanpa gangguan signifikan terhadap keselamatan dan keamanan penerbangan,” ujar Johan.
Untuk angkutan kargo dan pos, Bandara Pattimura juga mencatat pergerakan kargo sekitar 664 ton selama periode posko. Hal ini menunjukkan peran strategis bandara tidak hanya dalam melayani penumpang, tetapi juga dalam mendukung distribusi logistik dan kebutuhan masyarakat di wilayah Maluku.
Keberhasilan pelaksanaan posko, lanjut Johan, tidak terlepas dari sinergi dan kolaborasi lintas sektor, mulai dari regulator, operator bandara, maskapai penerbangan, AirNav Indonesia, aparat keamanan, hingga seluruh petugas posko.
Pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh stakeholder, termasuk TNI dan Polri, atas dukungan pengamanan, serta kepada seluruh petugas posko yang telah bekerja siang dan malam demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pelaksanaan posko ini juga menjadi bahan evaluasi penting bagi manajemen Bandara Pattimura untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan ke depan, baik dari sisi fasilitas, sumber daya manusia, maupun sistem koordinasi operasional.
“Bandara Pattimura berkomitmen menjaga standar keselamatan dan keamanan penerbangan, meningkatkan kualitas layanan, serta mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Maluku,” tegasnya.
Mengakhiri amanatnya, Johan Seno Acton secara resmi menyatakan Posko Angkutan Udara Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026 di Bandara Pattimura Ambon ditutup, seraya berharap sinergi dan kebersamaan seluruh pihak terus terjaga ke depan. (WM/yk).
