BPOM Ambon Lakukan Penertiban Kosmetik Ilegal

  • Whatsapp

Ambon, Wartamaluku.com – Sebagai upaya menurunkan tingkat peredaran kosmetik ilegal dalam rangka perlindungan masyarakat dari risiko kesehatan akibat penggunaan kosmetik yang Tidak memenuhi Ketentuan (TMK), Balai POM di Ambon melaksanakan Intensifikasi Pengawasan Kosmetik.

“Aksi Penertiban Pasar dari Kosmetik Ilegal dan/atau Mengandung Bahan Berbahaya” pada wilayah kerja Balai POM di Ambon. ujar Kepala BPOM Ambon Hermanto dalam penjelasan pers yang diterima media ini Kamis 04/8/2022.

Menurut Dia pada pelaksanaan Aksi Penertiban Pasar dari Kosmetik Ilegal dan/atau Mengandung Bahan Berbahaya secara mandiri oleh petugas Balai POM di Ambon dan/atau terpadu bersama lintas sektor terkait.

Selain itu dari jumlah fasilitas distribusi kosmetik yang telah diperiksa sebanyak 38 fasilitas, 24 fasilitas (67 %) Memenuhi Ketentuan (MK), dan 14 fasilitas (37 %) Tidak Memenuhi Ketentuan (TMK).

Dalam penertiban tersebut jenis fasilitas yang diperiksa terdiri dari : Swalayan 5%, Salon 8%, onlineshop 8%, dan Toko/Kios 79%.

Sementara pada 14 fasilitas distribusi kosmetik TMK, total temuan 303 item (15.190 kemasan) dengan nilai Rp.170.770.500,-. Rincian temuan sebagai berikut :
a. Kosmetik kedaluwarsa sebanyak 63 item (250 kemasan) dengan nilai Rp.19.354.000,-.
b. Kosmetik Tanpa Izin Edar (TIE) sebanyak 240 item (14.940 kemasan) dengan nilai Rp. 151.425.500,-
c. Produk Non Kosmetik (Obat Tradisional TIE) sebanyak 4 item (127 kemasan) dengan nilai Rp. 1.628.000,-.

Bahkan lanjut dia jenis kosmetik TMK yang ditemukan sebagian besar, bahkan hampir seluruhnya adalah sediaan rias wajah, dan sediaan obat tradisional TMK adalah sediaan cairan obat luar, serbuk, dan antiseptik .

Menindaklanjuti hasil pengawasan :
Terhadap 14 (empat belas) fasilitas distribusi kosmetik TMK diberikan sanksi peringatan. sedangkan produk kosmetik dan obat tradisional TMK dilakukan pemusnahan oleh pemilik fasilitas distribusi, disaksikan oleh petugas.”ujarnya.

Untuk itu kepada masyarakat, stakeholder, dan pemangku kepentingan dihimbau agar selalu melakukan CEK KLIK sebelum membeli dan/atau menggunakan produk obat dan makanan. Cek Kemasan, pastikan kemasan produk dalam kondisi baik Cek Label, baca informasi produk yang tertera pada label dengan cermat,

Kemudian Cek Izin, pastikan memiliki izin edar dari Badan POM. Izin edar dapat dicek melalui aplikasi BPOM Mobile (cek Produk) atau mengunjungi website Badan POM (www.pom.go.id), dan CeK Kedaluwarsa, pastikan tidak melebihi masa kedaluwarsa “ungkapnya.(*)

Komentar Anda?

Pos terkait