Bukan Sekadar Modal Usaha, PNM Bangun Ikatan Spiritual Bersama Masyarakat Ambon

Malteng,Wartamaluku.com – Keharuan menyelimuti wajah-wajah mustahiq penerima manfaat saat satu per satu paket bantuan diserahkan dalam kegiatan penyaluran Baitul Maal Madani PNM yang bertepatan dengan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah.

Di momen penuh makna itu, terpampang bagaimana kepedulian hadir bukan hanya dalam bentuk materi, tetapi juga dalam rasa kebersamaan yang dengan ikhlas membantu mereka yang membutuhkan. Sebanyak 153 paket sembako disalurkan kepada anak yatim dan dhuafa di Desa Asilulu serta Rumah Pintar PNM di Desa Telaga Kodok, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah.

Di dua lokasi tersebut, bantuan diberikan di tengah kebersamaan warga dan tokoh masyarakat setempat. Hadir dalam kegiatan ini juga dihadiri berbagai pihak darimulai aparatur desa, hingga para kepala dusun, serta insan PNM. Dukungan tersebut memperlihatkan bahwa kegiatan sosial ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari ikhtiar bersama untuk saling menguatkan. Di balik penyaluran bantuan, terselip pesan bahwa pemberdayaan tak hanya soal modal finansial, tetapi juga penguatan nilai intelektual, sosial, dan terutama spiritual bagi karyawan maupun nasabah yang dilayani.

Salah satu penerima manfaat mengaku terharu atas perhatian yang diberikan. “Bantuan ini bukan cuma soal sembako, tapi juga membuat kami merasa diperhatikan. Rasanya hati jadi lebih tenang karena masih banyak yang peduliin kami” ujarnya.

Pemimpin Cabang PNM Ambon, Taufik Marsuki dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam menghadirkan kebermanfaatan yang utuh.

“Kami percaya pemberdayaan tidak berhenti pada dukungan usaha. Ada nilai spiritual yang juga perlu dijaga agar setiap langkah kerja dan pendampingan kami membawa kebaikan yang lebih luas. Melalui Baitul Maal Madani, kami ingin berbagi sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat,” tuturnya.

Semangat inilah yang terus dijaga, agar kehadiran PNM benar-benar dirasakan bukan hanya dalam usaha, tetapi juga dalam kehidupan. (**)

Pos terkait