Dibawah Tenda dan Langit Biru, SD Inpres 25 Ambon Belajar Mandiri Lewat Perkemahan Pramuka

Ambon,Wartamaluku.com — SD Inpres 25 Ambon Pangkalan Gugus Depan (Gudep) dr. Haulussy menggelar kegiatan perkemahan sehari untuk siswa golongan siaga dan dua hari untuk golongan penggalang. Kegiatan ini bertujuan membentuk karakter, menanamkan nilai kebersamaan, serta menumbuhkan semangat cinta alam di kalangan peserta didik.

Kepala Sekolah SD Inpres 25 Ambon, Helda Matulessy, menjelaskan bahwa kegiatan kepramukaan menjadi bagian penting dalam pendidikan karakter siswa.

“Tujuan utama dari perkemahan ini adalah meningkatkan karakter anak-anak lewat kebersamaan. Mereka belajar saling menghargai, menghormati, menolong, serta mencintai alam. Di bawah tenda dan langit biru, mereka belajar untuk mandiri, makan dan tidur bersama tanpa bantuan orang tua,” ujar Matulessy kepada media ini, sabtu, 25/10/2025

Kegiatan yang dirancang oleh para pembina pramuka ini meliputi ibadah pagi, senam Anak Indonesia Hebat, permainan edukatif, pengenalan seragam pramuka, uji syarat kecakapan umum (SKU), serta penjelajahan di sekitar lingkungan sekolah. Pada malam hari diadakan api unggun, sedangkan pada hari berikutnya peserta mengikuti ibadah di Gereja Petra GPM Jemaat Immanuel OSM, di mana mereka mengisi pujian lewat ukulele.

Menurut Matulessy, dukungan orang tua siswa sangat luar biasa dalam menyukseskan kegiatan tersebut. “Atas nama pribadi dan lembaga ini, kami berterima kasih kepada para orang tua yang menjadi mitra pembelajaran aktif dan antusias membantu kegiatan ekstrakurikuler wajib ini,” katanya.

Ia menambahkan, banyak siswa yang merasa senang dan berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin setiap bulan.

“Anak-anak sangat senang bahagia sekali mengikuti perkemahan ini bahkan ada yang mengatakan ibu jangan hanya di hari ini dan besok saja”, tutunya.

Dikatakan, meski menghadapi tantangan cuaca, Matulessy menegaskan hal itu tidak menjadi penghalang.

“Untuk tantangan sangat minim hanya cuaca tadi membuat kami sedikit khawatir karena di bawah tenda dan langit biru ini jika cuaca hujan anak-anak terancam dengan rasa dingin kami khawatir dengan kesehatan mereka bahkan dengan api unggun di tengah tengah lapangan, kami khwatir cuaca saja kalau untuk tantangan yang lain kami tidak menjadikan itu sebagai masalah buat kami tapi tantangan itu menjadi peluang bagi kami untuk tetap maju untuk sukseskan Pramuka di bumi raja-raja khusus di gudep dr Haulussy pangkalan SD Inpres 25 Ambon,” ungkapnya.

Sebagai penutup, Matulessy berpesan agar seluruh siswa tetap semangat dan menjadikan kegiatan pramuka sebagai wadah pembinaan karakter menuju generasi emas Indonesia. “Pramuka Gudep dr. Haulussy tetap semangat terus jaya. Agar memupuk disiplin semakin baik kedepan dalam pembinaan karakter untuk menuju Indonesia emas lewat dimensi profil pelajar Pancasila yang kita capai dan wujudkan bersama”. pungkasnya. (WM/tim).

Pos terkait