DPRD Maluku Bakal “On The Spot” di Wai Sakula

  • Whatsapp

Ambon, Wartamaluku.com – Rapat koordinasi yang diagendakan digelar Komisi II DPRD Provinsi Maluku, dengan instansi terkait dan pihak perusahaan yang beroperasi di sungai Wai Sakula, untuk menyikapi air yang meluap beberapa waktu lalu, batal di gelar, Senin (1/8/2022). Ini setelah Kadis ESDM Provinsi Maluku dan Kadis Kehutanan Provinsi Maluku, tidak hadir.

Meski, Kadis Lingkungan Hidup Provinsi Maluku, Roi Syauta, sempat menjelaskan kepada Komisi yang membidangi energi dan sumber daya alam itu, terkait penyebab gorong-gorong tersumbat sehingga air meluap menutupi akses jalan dari Negeri Hattu, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah ke Kota Ambon, tidak membuat Komisi II percaya.”Tadi memang kita agendakan rapat tapi tunda. Jadi semua harus hadir. Tadi memang Kadis Lingkungan Hidup Maluku, hadir berikan penjelasan, tapi kita harus sikapi air meluap di Wai Sakula, secara komprehensif,”kata Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Johan Johanis Lewerissa, kepada awak media, Senin (1/8/2022).

Salah satunya, lanjut politisi senior Partai Gerindra ini, pihaknya berencana melakukan “On The Spot” atau tinjauan lapangan, Rabu (3/8/2022) .”Jadi sebelum kita agendakan ulang rapat, kita turun langsung melihat dari dekat penyebab air didaerah itu meluap. Kita tidak hanya dengar dari instansi teknis dan pihak perusahaan saja. Kita harus punya data termasuk turun melakukan pengawasan dan monitoring ke lapangan, ”paparnya.

Apalagi, ingat wakil rakyat dari daerah pemilihan Kota Ambon itu, sekitar 2019 lalu perusahaan yang beroperasi di sungai itu sempat dipanggil Komisi B (saat ini Komisi II) terkait persoalan di sungai itu.”Memang ada kewajiban yang mesti dilakukan pihak perusahaan. Jangan saja melakukan galian C, tapi sedimentasi mesti di keruk atau dilakukan normalisasi serta reklamasi agar tidak terjadi luapan air kedepan,”ingatnya. (***)

Komentar Anda?

Pos terkait