Gelar Reses Tasane Dikejutkan Dengan Harga BBM di Buru

  • Whatsapp

Ambon, Wartamaluku.com – Anggota DPRD Maluku Daerah Pemilihan (Dapil) Buru, Michiel Tasane saat menggelar reses masa sidang ke III, mendapatkan fakta mengejutkan yakni pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Hal tersebut ternyata sanhat berefek besar bagi daerah pelosok di Maluku, khususnya tiga desa di Kecamatan Fena Leisela Kabupaten Buru yaitu Waegrahi, Wamanboli dan Waeimte. Dimana BBM yang dijual pengecer per liter mencapai 35 ribu lebih dari harga normal.

Diakuinya, kenaikan tersebut tidak beralasan, salah satu infrastruktur jalan yang menyebabkan pasokan BBM terkendala atau tak berjalan dengan baik.

Ironis, kenyataan hidup masyarakat pelosok pulau Buru, ditengah himpitan ekonomi yang berat, harus dipaksa membeli BBM begitu Rp 35 ribu cukup menguras kantong,” tukas Tasane, Rabu (21/9) di Baileo Karang Panjang Ambon.

Akses jalan yang rusak itu pun, lanjut Tasane milik salah satu perusahaan yang sudah beroperasi lagi, yang hingga kini belum ada kemajuan pembangunan jalan karena kendala izin perusahaan setempat.

“Seharusnya ini jadi peringatan bagi Pemda setempat bagaimana menemukan jalan keluar yang baik dengan duduk bersama pihak perusahaan, langkah ke depan demi aksesibilitas tranportasi masyarakat,” harap legislator muda Golkar ini.

Misalnya tambah Tasane, kemudahan akses pasokan hasil perkebunan dan pertanian untuk di jajakan di pasar, sehingga ekonomi masyarakat dapat terbantu dengan baik.

juga meminta, agar Pemda bersama terkait selalu mengontrol harga agar tidak terjadi pada pesta harga sepihak baik dari agen, pangkalan maupun pengecer. (**)

Komentar Anda?

Pos terkait