Langkah Polda Maluku, Mereboisasi Gunung Botak Sudah Tepat

Ambon, Wartamaluku.com – DPRD Provinsi Maluku menilai Langkah yang diambil oleh pihak Kepolisian Daerah (Polda) Maluku untuk menghijaukan kembali alis mereboisasi Gunung Botak, di Desa Dava, Kecamatan Waelikut, Kabupaten Buru merupakan langkah sangat yang tepat.

“Sebelum ditemukan emas dan diekspolitasi oleh penambang ilegal, wilayah itu penuh dengan pepohonan. Sayang, setelah didatangi penambang ilegal mencari emas, Gunung Botak mulai gersang. Saya kira, langkah yang dilakukan Pak Kapolda sangat tepat,” kata Sekretaris Komisi B DPRD Provinsi Maluku, Ikram Umasugi saat dihubungi dari Ambon, Kamis (21/3).

Untuk mengembalikan wilayah itu agar kembali hijau, kata Umasugi, maka Kapolda Maluku Irjen Polisi Royke Lumowa, melakukan penanaman anakan pohon, Selasa (19/3), dan hal tersebut perlu diapresiasi dan diberi dukungan.

Dukungan itu, lanjut Ikram, bukan saja oleh pemerintah daerah dalam hal ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku, dan Kabupaten Buru saja, tetapi juga masyarakat di Maluku. “Setelah aktivitas penambangan emas di Gunung Botak dihentikan, lokasi tersebut terlihat sangat gersang. Tapi dengan apa yang dilakukan Pak Kapolda bersama jajarannya ini, saya sangat yakin Gunung Botak akan kembali hijau seperti yang kita (masyarakat Buru) dambakan selama ini. Kita di DPRD Provinsi Maluku terus mendorong, agar Gunung Botak bisa menjadi seperti yang dulu,” kata dia.

Memang, diakuinya, untuk menghijaukan kembali areal bekas penambangan emas di Gunung Botak bukanlah hal yang mudah. Pasalnya, di areal itu sudah tercemar dengan zat-zat beracun dari mercuri. Namun, jika ada usaha, maka segala hal bisa saja terjadi. “Mudah-mudahan areal Gunung Botak bisa hijau kembali,” harap Ikram.

Related posts