Lauching Hari Jumat Hari Fraksi, Fraksi PKB se-Maluku di minta bantu Pemda Gali Potensi PAD Demi Kejar Kemandirian Fiskal

Ambon,Wartamaluku.com – Anggota DPRD dari Fraksi PKB Se-Maluku diminta untuk membantu Pemerintah Daerah dalam menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD), baik yang bersumber dari pajak, retribusi, dividen BUMD dan Lain-lain Pendapatan Asli daerah yang Sah.

Instruksi tersebut disampaikan Ketua Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Provinsi Maluku Basri Damis kepada wartawan pada saat lauching Hari Jumat Hari Fraksi – PKB Mendengar Aspirasi di kantor DPW PKB Maluku Jl jenderal Soedirman Tantui atas (5/6/2026) .

Basri Damis mengatakan saat ini kondisi keuangan pemerintah daerah tidak stabil akibat kebijakan Pemerintah pusat memangkas Dana Transfer ke Daerah (TKD) dan Dana Bagi Hasil (DBH) untuk Provinsi Maluku . Akibatnya kondisi ini memengaruhi pembangunan di Provinsi Maluku.

“Saya selaku Ketua DPW PKB Maluku , dengan ini menyampaikan kepada semua anggota DPRD PKB se-Maluku agar berperan aktif membantu Pemda menggali potensi daerah untuk menggenjot PAD, baik melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus) di DPRD, maupun melalui langkah-langkah lain yang sah,” ucap Basri Damis.

Menurutnya, Maluku tidak bisa terus-menerus bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Ketergantungan tersebut membuat ruang gerak pembangunan daerah menjadi terbatas dan rentan terhadap perubahan kebijakan nasional.

Karena itu, sudah saatnya Maluku membangun kemandirian fiskal dengan mengoptimalkan potensi daerah, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kami di PKB, yang memiliki perwakilan di DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/kota merasa bertanggung jawab dan terpanggil untuk berkolaborasi membantu Pemda mewujudkan kemandirian fiska tersebut. Sehingga pembangunan di Maluku bisa terus berjalan dan perekonomian masyarakat dapat tumbuh,” tutupnya

Hari ini kita lihat Para Gubernur ,Bupati Walikota sudah tidak bisa merealisasikan janji -janji politik selama kampanye , ini sangat ironis sekali ,’’ dan ini harus menjadi perhatian kita semua, ujar Basri. (WM/yk)

Pos terkait