Masalah Transportasi di Bursel, KPPM Datangi DPRD Maluku

Ambon, Wartamaluku.com – Komunitas Pencerah Pemuda Maluku (KPPM) mendatangi DPRD Maluku, guna meminta bantuan untuk mengatasi persoalan sektor Perhubungan laut yang ada di Kabupaten Buru Selatan.

Para pendemo ini terima pun diterima langsung oleh Wakil Ketua DPRD Maluku Ricard Rahakbaw dan anggota DPRD Welem Wattimena diruang kerja Wakil Ketua, kamis, 20/2/2020.

“Ini aksi kami yang meminta bantuan DPRD Maluku untuk melihat masalah transportasi yang ada di kabupaten Buru Selatan.
Di penghujung pemerintahan Bupati pak Tagop Soulissa ada krisis kepercayaan karena janji yang tidak ditepati. Karena ketidakpedulian Pemkab dan DPRD Buru Selatan maka kami melakukan tindakan di Provinsi dengan harapan masalah tranportasi bisa dijawab sehingga kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi ” ujar Ketua Umum KPPM, M.Taufik Souwakil.

KPPM meminta agar DPRD Maluku bisa melihat masalah transportasi yang belum bisa diselesaikan hingga saat ini. Menurut Souwakil, pemerintah kabupaten tidak dijadwalkan dan DPRD Buru Selatan untuk melihat kebutuhan masyarakat membuat KPPM mendatangi DPRD Maluku.

Richard Rahakbauw yang menerima KPPM berkesempatan menghubungi Ketua Komisi III, Anos Yermias yang sedang berada di KKT dalam rangka pengawasan melalui saluran ponsel. Rahakbauw meminta penjelasan Yermias terkait masalah transportasi yang dibidangi komisi III
Yermias melalui saluran ponsel menjelaskan jika ada kapal yang memanggil Dinas Perhubungan Kabupaten Bursel sesuai penjelasan kementrian. Karena itu, perlu ada evaluasi yang dilakukan Dinas Perhubungan perlu bantuan masyarakat akan transportasi laut. Sementara terkait mengambil KMP Tanjung Kabat dan Kapal Perintis Sabuk Nusantara 72 merupakan jadwal rutin untuk perawatan dan perbaikan kapal.

Namun demikian, menjanjikan akan melakukan komunikasi dengan pihak swasta yang mengelola kapal Inti Teratai untuk dapat melihat kebutuhan masyarakat termasuk Pulau Ambalauw dan sekitarnya.

Rahakbauw juga meminta Yermias agar jadwal pengawas untuk Kabupaten Buru Selatan masuk agenda prioritas agar bisa melakukan komunikasi dengan Pemkab dan DPRD Buru Selatan dan memperbaharui Yermias.

Sementara itu, Wellem Wattimena juga mengatakan akan memberikan dukungan untuk komisi III guna menyelasaikan dan menjawab kebutuhan masyarakat Buru Selatan. Diriku berharap masalah transportasi laut bisa teratasi dan menjawan kebutuhan masyarakat. (**).

Related posts