Ambon,,Wartamaluku.com – Pertamina Patra Niaga bersama beberapa instansi yakni Dinas ESDM Provinsi Maluku, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ambon, Dinas Pehubungan Kota Ambon, serta Kepolisian Resor Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, mengecek langsung ketersediaan serta mengecek langsung proses penyaluran BBM Subsidi di kota Ambon. Kegiatan ini merupakan sinergi lintas sektoral agar penyaluran BBM subsidi benar-benar dilakukan sesuai ketentuan oleh SPBU, serta mengantisipasi adanya oknum konsumen yang dapat merugikan masyarakat.
“Pertamina terus memastikan ketersediaan BBM, baik subsidi maupun non-subsidi, di seluruh SPBU agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. Untuk menjaga keandalan pasokan, penyaluran BBM dari terminal BBM ke SPBU dilakukan secara optimal, termasuk pada malam hari hingga dini hari, sehingga stok seluruh produk tetap terjaga dan layanan kepada masyarakat dapat berjalan lancar,” jelas Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas.
Ispiani melanjutkan, selain ketersediaan, SOP pelayanan dan penyaluran BBM juga harus dipatuhi oleh SPBU, terutama terkait aspek keselamatan dan khususnya untuk BBM subsidi terkait aspek tata kelola transparansi penyalurannya.
“Untuk BBM subsidi, aturannya sudah jelas ada penerapan QR Code subsidi tepat baik untuk Pertalite dan Solar, SPBU wajib melaksanakan ketentuan ini. Jika tidak dilakukan tentu ada pembinaan yang akan dilakukan terhadap SPBU. Untuk oknum konsumen yang terindikasi melanggar, kami akan serahkan penanganannya kepada pihak berwenang sesuai dengan indikasi penyelewengan yang dilakukan,” tukas Ispiani.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ambon, Herman Semmy Tetelepta mengatakan hasil dari pengecekan langsung ke SPBU 83.971.01 Pohon Pule terpantau masih kondusif. Dirinya menyatakan memang terdapat adanya peningkatan konsumsi untuk produk-produk subsidi.
“Kita lihat memang ada sedikit perubahan pola konsumsi masyarakat untuk BBM subsidi. Karenanya pengecekan dan sidak lintas sektoral saat ini menjadi penting untuk melihat kecukupan dan ketersediaan stok di SPBU untuk melayani pembelian masyarakat,” jelasnya.
Herman Semmy melanjutkan, pihaknya juga akan terus melanjutkan pengecekan rutin ini sebagai upaya mengurangi potensi adanya tindak penyelewenangan BBM subsidi yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Menurutnya, tindakan-tindakan ini dapat merugikan masyarakat yang betul-betul membutuhkan BBM subsidi untuk melakukan aktivitas dan kegiatan ekonomi sehari-hari.
“BBM subsidi ini disediakan memang untuk masyarakat yang berhak, jangan sampai tindakan oknum dengan modus-modus misal tanki modifikasi, plat nomor palsu atau barcode yang lebih dari satu ini terus merugikan masyarakat. Jadi kegiatan pengecekan bersama ini menjadi penting untuk rutin dilakukan agar Pertamina, Instansi, dan APH bisa bergerak bersama melakukan pengawasan BBM subsidi bagi masyarakat,” tutup Herman Semmy.
Pertamina Patra Niaga dan seluruh instansi yang terlibat dalam kegiatan pengecekan lintas sektoral ini turut mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam menggunakan energi dan membeli BBM sesuai dengan kebutuhannya. Khusus untuk layanan dan produk-produk Pertamina, apabila masyarakat membutuhkan informasi agar dapat menghubungi langsung ke Pertamina Contact Center 135. (**)
