PPP Kutuk Aksi Terorisme di Thamrin

Polisi Brimob berjaga di kawasan Sarinah.

Jakarta, Warta Maluku – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan mengutuk aksi terorsisme di kawasan Thamrin, Jakarta, Kamis (14/1), sekitar pukul 10.50 WIB tadi. DPP PPP menyatakan aksi teror tersebut jelas tidak mewakili ajaran agama apapun.

“DPP PPP menyesalkan perbuatan biadab di luar batas kemanusiaan dari peristiwa pengeboman di Ibukota Jakarta. Perbuatan itu sangat terkutuk. Ajaran Agama manapun tentunya tidak ada yang menyuruh perbuatan keji tersebut. Untuk itu, pelaku harus dihukum seberat-beratnya,” ujar Ketua Umum DPP PPP Djan Faridz dalam rilis yang diterima wartamaluku.com, Kamis (14/1).

Read More

DPP PPP mengaku mendukung langkah pemerintah dan Kepolisian RI untuk mengusut tuntas aksi terorisme tersebut. Namun, mereka meminta, polisi benar-benar menggunakan fakta yang sesuai dengan kejadian di lapangan.

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menyatakan pihaknya juga turut berduka dan mengutuk aksi terorisme yang terjadi di Pos Polisi Lalu Lintas dan kafe Starbucks di kawasan Thamrin.

“Kami juga turut berduka cita kepada korban aparat keamanan yang syahid dalam tugas dan mengutuk tindakan teror bom bunuh diri yang dilakukan oleh sekelompok orang di Pos Polisi Sarinah, Jakarta Pusat,” ujar Dahnil dalam pesan singkat yang diterima wartamaluku.com.

Oleh karena itu, ia meminta seluruh masyarakat Indonesia dengan latar belakang agama apapun dan kadernya untuk melawan aksi terorisme. Persatuan tersebut untuk menunjukkan dunia bahwa Indonesia adalah negara yang menghormati keberagaman.

“Kami mengajak seluruh rakyat Indonesia, umat beragama untuk bersatu dan tetap menjaga kerukunan untuk membuktikan kepada dunia bahwa umat beragama di Indonesia tetap bisa menjadi contoh di mana keberagaman tetap dirawat dengan baik,” ujar Dahnil.

Related posts