Teguhkan Kepemimpinan Muslimah: Sania Resmi Nakhodai Salimah Maluku Periode 2025-2030

Ambon,Wartamaluku.com — Pimpinan Wilayah Persaudaraan Muslimah (Salimah) Maluku memasuki babak baru kepemimpinan. Dalam agenda Musyawarah Wilayah ke VI yang digelar di Hotel Grand Avira Ambon pada Minggu, 19 November 2025, Ibu Sania resmi menjadi Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Salimah Maluku Periode 2025-2030 menggantikan ketua sebelumnya, Ibu Bidar Sangkala, S.Pd.I

Acara yang mengusung tema “Meneguhkan Kepemimpinan, Menyatukan Gerak, dan Mengoptimalkan Program untuk Penguatan Anak dan Keluarga” ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk perwakilan dari Pemerintah Provinsi Maluku dan mitra strategis organisasi seperti Ketua Perempuan NU, Ketua IKADI, dan Ketua BPKRMI. Ketua PP Salimah Pusat, yang diwakilkan oleh Ibu Sinta Santi turut memberikan sambutan yang menguatkan.

Tanggung Jawab Kepemimpinan Bukan Kehormatan

Dalam sambutan perdananya, Ketua PW Salimah Maluku terpilih, Sania S.Pd.I menekankan bahwa kepemimpinan adalah sebuah tanggung jawab besar di hadapan Allah SWT.

“Hari ini adalah awal dari perjalanan panjang — perjalanan yang menuntut adanya penyelesaian, kesabaran, dan juga pengorbanan,” ujar Ibu Sania. Ia mengutip sabda Rasulullah SAW: “Kullukum ra’in wa kullukum mas’ulun ‘an ra’iyyatihi” yang artinya, “Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang dipimpinnya.”

Sania juga menegaskan visi Salimah Maluku di bawah kepemimpinannya: “Bagi kita, seorang muslimah, kepemimpinan adalah bagian dari jalan dakwah. Kepemimpinan bukan untuk mencari nama atau kehormatan, tetapi agar melalui kepemimpinan kita, nilai-nilai Islam dapat terwujud dalam kehidupan.”

Ia mengajak seluruh jajaran pengurus untuk memimpin dengan iman, menuntun dengan kasih sayang, dan mengabdi dengan keikhlasan, sebagai bagian dari tugas seorang khalifah di muka bumi, sebagaimana firman Allah SWT: “Inni ja’ilun fil ardhi khalifah.”

Pemerintah Provinsi Maluku Siap Berkolaborasi

Dukungan penuh dari pemerintah disampaikan oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Maluku, Nafsia Lamuna. Beliau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kegiatan yang dinilai sangat relevan ini.

“Kegiatan dengan tema ini sangat relevan dengan kondisi kita saat ini. Meneguhkan kepemimpinan berarti bagaimana kita memperkuat komitmen bersama untuk saling menguatkan dalam menjalankan peran kepemimpinan,” kata Ibu Nafsia.

Lebih lanjut, Nafsia Lamuna menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi Maluku untuk berkolaborasi dengan program-program Salimah. “Apabila ada program-program Salimah yang membutuhkan dukungan atau kerja sama dari pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan penguatan keluarga, maka kami di Pemerintah Provinsi Maluku siap untuk berkolaborasi,” tegasnya.

Ia juga menyinggung terbitnya Peraturan Nomor 7 Tahun 2024 tentang Pengarusutamaan Gender, menjelaskan bahwa isu gender adalah tentang keadilan dan kesempatan yang setara bagi seluruh kelompok masyarakat, bukan semata isu perempuan.

Amanah Kepemimpinan Adalah Peluang Amal Saleh

Sambutan dari Ketua PP Salimah Pusat yang diwakilkan oleh ketua 1 ibu Sinta Santi, LC menekankan bahwa Musyawarah Wilayah (Muswil) adalah momentum penting untuk merumuskan rencana strategis, memperkuat soliditas struktur, dan memilih kepemimpinan baru.

“Siapapun yang terpilih nantinya, kita berharap dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan semata-mata mengharap ridha Allah SWT. Karena sejatinya, amanah kepemimpinan adalah peluang untuk memperbanyak amal saleh,” tutur Ibu Sinta Santi.

Beliau juga mengingatkan tiga hal penting: berlandaskan semangat “tolong-menolong dalam kebaikan dan ketakwaan” (QS At-Taubah: 71), memegang teguh nilai amanah serta membangun budaya kerja yang profesional, transparan, dan akuntabel, dan terus membangun sinergi dan kolaborasi dengan mitra strategis.

“Bismillah, bersama kita kuat. Bersama kita berdaya. Bersama kita mempersiapkan generasi rabbani — penerus estafet kepemimpinan bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” tutupnya, menandai dimulainya era baru kepemimpinan Sania di Salimah Maluku. (**).

Pos terkait