ANEH, GAJI PNS DIPOTONG UNTUK KUNJUNGAN GUBERNUR.

ANEH GAJI PNS DIPOTONG UNTUK KUNJUNGAN GUBERNUR.

Kisar ,Wartamaluku.com- Pegawai negeri sipil di kecamatan Pp.Terselatan dan Kisar utara kini mengeluh akibat pemotongan gaji yang dilakukan oleh panitia penjemputan gubernur maluku. Hal ini disampaikan sejumlah PNS yang mengaku kecewa dengan pemotongan tersebut. Salah satunya Aleksander Masela yang adalah PNS pada sekolah dasar di kecamatan Pp. Terselatan kepada media ini 26/09/2016.

Menurutnya, sudah sekian kali pemerintah kecamatan Pp.Terselatan melakukan pemotongan terhadap gaji PNS untuk keperluan yang sudah ada pembiayaannya. Dirinya menyebutkan, Sebelumnya pemotongan juga dilakukan pada setiap pelaksanaan HUT RI cetus Masela.

Terkait kunjungan gubernur ke kisar dirinya mengaku keberatan atas pemotongan gajinya sebab menurut dia, setiap agenda gubernur pasti sudah ada alokasi anggarannya lalu kenapa harus lakukan pemotongan lagi…? Tanya dia.

“Kunjungan Ini kan dalam rangka politik berarti kita sebagai PNS sudah dilibatkan lagi dalam urusan politik. Lebih baik pemotongan itu diserahkan kepada warga miskin yang membutuhkan”, imbuhnya.
Selain Masela, salah satu PNS dilingkup kecamatan Pp. Terselatan yang enggan namanya dipublish, membenarkan adanya pungutan tersebut. Dirinya mengaku para PNS selama ini mengeluhkan pemotongan tersebut namun takut bersuara.

Dia membeberkan selain pemotongan yang sebelumnya pada tahun 2014 lalu sempat dilakukan dalam rangka HUT RI berdasarkan besaran golongan yakni golongan l sebesar Rp. 100.000, golongan ll sebesar Rp.150.000 dan golongan lll sebesar Rp.200.000 sementara untuk kontraktor dan pengusaha pemotongannya berfariasi.

Yang anehnya walaupun sudah dilakukan pemotongan terhadap gaji PNS namun masih mengisahkan hutang dan kembali dilakukan pemotongan untuk kedua kalinya terang sumber.

Dirinya mengaku kecewa dengan kebijakan yang merugikan para PNS dan CPNS serta para guru di daerah itu. Sumber mengaku Saat ini menjelang kunjungan gubernur kembali dilakukan pemotongan sebesar Rp.50.000 untuk kegiatan tersebut. Inilah yang sangat disesalkan oleh kami para PNS karena setahu kami, kunjungan gubernur itu sudah di agendakan beserta debgan pembiayaannya. mengapa ada pemotongan lagi terhadap gaji pegawai..? Tanya dia sembari menambahkan alangkah baiknya kita sebagai tuan rumah menampilkan keadaan kita yang sebenarnya sebagai daerah perbatasan sehingga ada perhatian serius dari pemerintah ketimbang memuaskan para tamu ditengah keluhan rakyat akibat pemotongan tersebut pinta dia. (WM-05J)

Related posts