Ambon, Wartamaluku.com – Menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menggelar kegiatan rutin tahunan “Doa Bersama Untuk Ambon” bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) beragama Kristen dan Katolik.
Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Gereja Maranatha, Jumat (4/9/2026), sebagai momentum spiritual untuk memohon penyertaan Tuhan dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan pemerintah bagi masyarakat Kota Ambon.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menitipkan lima pesan penting kepada seluruh jajaran pemerintah dan unsur terkait sebagai bahan perenungan bersama dalam membangun Kota Ambon ke depan.
Pertama, menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh amanah. Bodewin mengajak seluruh jajaran pemerintah untuk memohon kekuatan agar mampu menjalankan setiap tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan Tuhan.
“Dalam rangka itu maka kami meminta agar dimampukan untuk melakukan seluruh tugas dan tanggung jawab yang Tuhan percayakan bagi kita semua, baik selaku pemerintah daerah maupun semua unsur yang ada di kota ini,” ungkapnya.
Kedua, mensyukuri anugerah kehidupan dan panggilan pelayanan. Wali Kota mengajak seluruh ASN untuk senantiasa bersyukur atas anugerah berupa nafas kehidupan sehingga masih diberikan kesempatan untuk menjalankan tugas dan menjawab panggilan pelayanan kepada masyarakat.
Ditegaskan, seluruh unsur pemerintahan, mulai dari Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, pimpinan dan anggota DPRD, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga seluruh jajaran Pemkot Ambon, harus memastikan setiap kebijakan dan pekerjaan yang dilakukan benar-benar berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Untuk memastikan bahwa semua yang kita lakukan semata-mata demi dan untuk masyarakat Kota Ambon yang sama-sama kita cintai,” jelasnya.
Ketiga, pemerintah pusat diharapkan memperhatikan kepentingan daerah. Bodewin juga memohon agar Tuhan menjamah hati dan pikiran pemerintah pusat sehingga dapat melihat berbagai kebutuhan dan kepentingan masyarakat di daerah.
Menurutnya, perhatian tersebut penting agar pemerintah daerah dapat menjalankan pelayanan publik secara optimal dan tidak dianggap gagal dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
Keempat, menerima kritik dengan kesadaran dan kerendahan hati. Bodewin mengingatkan jajaran pemerintah agar tidak menyalahkan masyarakat ketika menerima kritikan atas berbagai kekurangan dalam pelayanan.
“Dengan kesadaran penuh menerima kritikan dari masyarakat, tidak menyalahkan masyarakat terkait kelalaian kita, tetapi mesti menyadari bahwa ada banyak kekurangan yang dimiliki,” terangnya.
Kelima, membangun kedamaian dan menjadi solusi bagi sesama. Wali Kota mengajak seluruh ASN untuk berdamai dengan diri sendiri dan menjaga hubungan baik dengan rekan kerja, pimpinan maupun bawahan.
Sebagai orang nomor satu Walikota meminta agar setiap orang mampu menghindari tindakan yang dapat menyakiti hati orang lain serta menjadikan dirinya sebagai solusi bagi masyarakat maupun orang-orang di lingkungan kerja.
“Jangan kita menyakiti hati teman sekerja, pimpinan, hati staf dan bawahan, tapi dalam kapasitas kita masing-masing, pastikan bahwa menjadi solusi bagi setiap orang yang berada di sekitar kita,” pesannya.
Bodewin mengatakan, lima hal tersebut menjadi gumulan dan fokus perhatian bersama dalam perjalanan pengabdian bagi Kota Ambon ke depan.
“Ini beberapa hal yang disampaikan menjadi gumulan bersama, fokus perhatian kita semua dalam perjalanan pengabdian kita bagi kota ini, dalam waktu-waktu ke depan. Saya yakin, kehadiran pemerintah dalam seluruh tugas, tanggung jawab, panggilan dan perutusan yang dimiliki hari ini pasti akan membawa berkat bagi kota dan masyarakat,” pungkasnya.
Untuk diketahui, kegiatan Doa Bersama Untuk Ambon turut diisi dengan khotbah yang disampaikan Ketua Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM), Pendeta S.I. Sapulette.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian menyongsong HUT ke-451 Kota Ambon sekaligus menjadi momentum bagi jajaran pemerintah untuk memperkuat komitmen pelayanan, membangun kebersamaan, serta menghadirkan pemerintahan yang lebih baik bagi masyarakat. (WM/yk)
