Reses di Jemaat Lateri, Johan Lewerissa Ajak Perempuan Jadi Penggerak Pembangunan Maluku

Ambon, Wartamaluku.com – Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Johan Johanis Lewerissa, mengajak kaum perempuan untuk mengambil peran lebih aktif dalam pembangunan daerah. Hal itu disampaikannya saat melaksanakan reses masa persidangan ke-III Tahun 2026 bersama Pelayanan Perempuan (Pelwata) Sektor Sion, Jemaat Lateri, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Kamis (3/9/2026) sore.

Reses yang berlangsung di Aula Gedung Gereja Bukit Sion Lateri tersebut dihadiri pengurus Pelwata, pendeta, anggota Pelwata, serta majelis jemaat. Dalam pertemuan itu, Johan berdialog langsung dengan para perempuan sekaligus menyerap berbagai aspirasi dan kebutuhan masyarakat.

Ketua Wadah Pelayanan Perempuan Sektor Sion, Tasya Aponno/Nussy, menyampaikan apresiasi atas perhatian Johan terhadap pelayanan gereja, khususnya Pelwata Sektor Sion.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak Johan Johanis Lewerissa dan Ibu Novita Ankotta bersama tim yang telah memberikan satu buah speaker wireless kepada Perempuan Sektor Sion,” kata Tasya.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti karena dapat menunjang berbagai kegiatan pelayanan, mulai dari ibadah dan persekutuan sektor hingga kegiatan Pelwata lainnya.
“Kami percaya setiap bantuan dan perhatian merupakan bukti nyata dukungan terhadap pelayanan. Kiranya bantuan ini dapat bermanfaat untuk kemuliaan nama Tuhan,” ujarnya.
Sementara itu, Johan Johanis Lewerissa mengatakan, reses merupakan bagian penting dari tugas anggota DPRD untuk turun langsung ke tengah masyarakat dan mendengarkan kebutuhan serta persoalan yang dihadapi warga.
“Sebagai anggota DPRD, tugas kita bukan hanya membuat peraturan daerah. Kita juga harus turun dan mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan serta persoalan masyarakat,” ujar Johan.
Ia menjelaskan, berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses akan menjadi masukan bagi DPRD Maluku dalam memperjuangkan kebijakan dan program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan warga.
Dalam kesempatan tersebut, Johan juga menyoroti kondisi keuangan daerah yang membutuhkan perhatian bersama. Menurutnya, keterbatasan anggaran turut berdampak terhadap pelaksanaan berbagai program dan kegiatan pembangunan di daerah.
Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk tetap menjaga semangat kebersamaan serta mendukung proses pembangunan di Maluku. Johan secara khusus mendorong kaum perempuan untuk terus mengambil bagian dalam pembangunan, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan masa depan generasi penerus.
“Peran ibu-ibu sangat penting, terutama dalam keluarga. Dari rumah, kita membentuk generasi yang akan menentukan masa depan daerah dan bangsa,” katanya.
Johan juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai kebersamaan, tanggung jawab, kerja sama, serta kehidupan sosial di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.
Ia berharap organisasi perempuan, termasuk Pelwata, dapat terus menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Kalau kita ingin melihat kemajuan, kita harus terus bekerja sama dan berjalan berdampingan. Pemerintah, DPRD, gereja, organisasi perempuan dan masyarakat harus mengambil bagian sesuai peran masing-masing,” ujarnya.
Johan menegaskan, kemajuan Maluku tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah maupun lembaga legislatif. Keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk kaum perempuan dan organisasi keagamaan, dinilai penting untuk mendorong pembangunan daerah.
Reses tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Johan untuk menyerap masukan warga sebagai bahan perjuangan dalam menjalankan tugasnya di DPRD Maluku.
Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus dan warga Jemaat Lateri yang telah hadir dan mengikuti kegiatan tersebut. Johan berharap komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat terus terjalin sehingga berbagai persoalan warga dapat diperjuangkan melalui jalur kebijakan dan pembangunan daerah. (WM/yk)

Pos terkait