DPRD Maluku Minta Polisi Cegah Konflik, Proses Oknum Brimob Secara Terbuka

Ambon,Wartamaluku.com – Ketua Komisi I DPRD Maluku, Solichin Buton, meminta jajaran Kepolisian Daerah Maluku dan Polres di daerah agar sigap mengantisipasi potensi konflik di tengah masyarakat.

Permintaan itu disampaikan menyusul sejumlah peristiwa di beberapa wilayah Maluku, termasuk dugaan kekerasan oleh oknum anggota Korps Brigade Mobil (Brimob) terhadap seorang siswa di Kota Tual yang berujung meninggal dunia.

“Kami sangat menyayangkan kejadian itu. Kami minta oknum Brimob diproses secara transparan dan terbuka agar masyarakat mengetahui perkembangan penanganannya,” kata Solichin kepada wartawan di Rumah Rakyat Karang Panjang, Ambon, Senin,2/2026.

Ia menegaskan, oknum tersebut harus dijatuhi sanksi berat agar menimbulkan efek jera serta menghadirkan rasa keadilan bagi korban dan keluarga. Menurut dia, keterbukaan proses hukum penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Selain kasus di Tual, Solichin juga menyinggung situasi di Piditan, Maluku Tenggara, yang sempat memanas. Ia mengimbau kelompok masyarakat yang bertikai agar menahan diri, terutama karena saat ini masih dalam suasana bulan suci Ramadan.

“Jangan persoalan pribadi dibawa ke ranah masyarakat luas. Ini bulan puasa, mari kita jaga situasi agar umat bisa beribadah dengan baik,” ujarnya.

Ia meminta aparat keamanan, termasuk Kapolda dan Kapolres setempat, melakukan deteksi dini guna mencegah potensi konflik meluas.

Adapun terkait konflik di Kabupaten Maluku Tengah antara Desa Hitu dan Desa Mamala, Komisi I DPRD Maluku telah meninjau langsung lokasi kejadian. Dari hasil peninjauan, sebanyak 12 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan akibat terbakar.

Komisi I, kata Solichin, telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah dan Pemerintah Provinsi Maluku agar memberikan bantuan kepada warga terdampak, khususnya korban yang rumahnya terbakar.

“Kami berharap ada bantuan dari pemerintah untuk meringankan beban masyarakat dalam proses perbaikan rumah mereka,” kata dia.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *