Hadapi Pilkada 2017, Gerindra Mulai Pasang Kuda-Kuda

  • Whatsapp
Hadapi Pilkada 2017, Gerindra Mulai Pasang Kuda-Kuda

Ambon,Wartamaluku.com- Setelah gagal memenangkan pasangan calon bupati dan wakil bupati di Kabupaten Buru Selatan (Bursel), Aru dan Maluku Barat Daya (MBD), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Provinsi Maluku mulai pasang kuda-kuda untuk persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2017 mendatang.

Karena itu, momentum Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Partai Gerindra Provinsi Maluku yang dilaksanakan Rabu (10/2) di SwissbelHotel dipakai untuk mengevaluasi perjalanan Partai Gerindra di Maluku. “Sebetulnya ini merupakan kebutuhan organisatoris yang dipandang perlu untuk menyatuhkan persepsi dalam menentukan langkah dan gerak juang menghadapi tantangan dengan agenda-agenda politik yang dihadapi tahun ini, tahun depan dan masa-masa yang akan datang.

Ini sebagai kesempatan untuk melakukan evaluasi terhadap perjalanan partai Gerindra di daerah ini,” ujar Ketua DPD Gerindra Provinsi Maluku, Hendrik Lewerissa saat memberikan pidato politik pada saat Rakorda yang dihadiri oleh Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani.

Lebih lanjut kata Lewerissa, dalam Pilkada 2015 yang baru selesai di empat kabupaten di Maluku, Gerindra sebagai salah satu partai bersama-sama dengan partai lain mengusung putra-putri terbaik dari kabupaten yang menyelenggarakan Pilkada. Hanya kabupaten kepulauan Aru saja yang bekas penjabat bupati yang didukung oleh Gerindra, tetapi tiga kabupaten lain yaitu Seram Bagian Timur (SBT), Maluku Barat Daya (MBD) dan Buru Selatan (Bursel) Partai Gerindra berhadapan dengan calon bupati/wakil bupati incumbent dan itu bagi Gerindra tidak mudah untuk menghadapi incumbent dalam pertarungan ini.

 

Karena itu, Gerindra belum mampu untuk memenangkan Pilkada di Kabupaten Aru, MBD dan Aru. “Kami sadar bahwa dalam Pilkada 2015 kekurangan-kekurangan itu akan tetap menjadi pelajaran bagi kami untuk nanti tidak lagi melakukan kesalahan pada Pilkada di tahun 2017 mendatang,” jelas dia.

 

Dikatakan, pada tahun 2009 pasca Pemilu Legislatif (Pileg) Partai Gerindra di Provinsi Maluku berhasil mendapatkan tujuh kader terbaik di DPRD 11 kabupaten/kota dan hanya satu berhasil duduk di DPRD Provinsi Maluku, sedangkan di DPR RI masih kosong. Dan pada Pileg 2014 Partai Gerindra telah menempatkan kader-kader terbaiknya sebanyak 35 kader di DPRD kabupaten/Kota dan lima kader di DPRD provinsi dan satu anggota DPR RI.

 

“Saya mau katakan tumbuh dan berkembangnya Partai Gerindra di Provinsi Maluku tidak terlepas Partai Gerindra di tanah air, itu terjadi karena sebagai kader kami merasa dipimpin oleh pemimpin Gerindra yang luar biasa yakni H. Prabowo Subianto. Kami sadar bahwa apa yang kami capai adalah hasil dari kerja keras bersama dari keluarga besar Partai Gerindra tetapi diatas itu juga kami perlu menyadari sungguh bahwa perkembangan yang dialami oleh Partai Gerindra merupakan bukti nyata dari rakyat di tanah air yang percaya terhadap cita-cita dan perjuangan partai gerindra di NKRI ini,” tandas Lewerissa. (WM-03)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *