Jelang Bulan Suci Ramadhan Polres Aru Gelar Rapat Bersama

Aru, Wartamaluku.com – Menjelang Bulan Suci Ramadhan setiap tahunnya Polres Kepulauan Aru menggelar rapat bersama Pemerintah Daerah dan steck holder lain untuk membicarakan berbagai hal guna menjaga Kamtibmas di Kepulauan Aru.

“Rapat ini merupakan agenda yang rutin di lakukan setiap tahunnya menjelang bulan suci Ramadhan untuk membicarakan berbagai hal guna menjaga kamtibmas di Kepulauan Aru.”  ungkap Kapolres Kepulauan Aru AKBP Adolop Bormasa kepada sejumlah wartawan di polres Aru Senin 14/05/2018.

Rapat Kamtibmas juga di hadiri Bupati Kepulauan Aru dr Johan Gonga, Kepala Kementerian Agama Ismail Rumfot, Ketua Klasis GPM Pulau-pulau Aru Rose Galaigoy, Ketua MUI Kabupaten Kepulauan Aru, Camat Pulau-Pulau Aru Robbi Ngebursian, Danlana Aru yang diwakili oleh Kanten Indra,  danki kompi senapan E Hendri sihombing, danramil Dobo Doddi Masaoy, para pendeta Klasis Pulau-pulau Aru, Perwakilan Ansor, perwakilan Banser,  Tokoh Pemudah, tokoh adat serta para RT di Kelurahan Siwalima dan Galaydubu.

Dalam arahannya Kapolres, tujuan dilakukan rapat ini agar kita memantapkan kesiapan-kesiapan Kamtibmas dalam rangka menghadapi bulan suci ramadhan yang tinggal menghitum hari. saya berharap agar kita sebagai pemimpin dapat memberikan pencerahan yang baik kepada masyarakat agar suasana aman dan kondusif yang selama ini terjaga tetap terjalain dengan baik.

Selain itu Menyikapi persoalan teror Bom yang terjadi di luar maluku  Kepolisian dan TNI serta Pemerintah Daerah telah mengambil langkah antisipasi  secepatnya sehingga akan dilakukan pemeriksaan rutin di bandara dan juga di dermaga pelabuhan.

Sementara ini bupati Kepulauan Aru dr Johan Gonga menghimbau agar dalam memasuki bulan suci ramadhan masyarakat Aru dapat menjunjung tinggi nilai toleransi antar umat beragama.

Dalam menyikap aksi teror di berbagai daerah Bupati menghimbau agar adanya kerjasama di semua pihak khususnya Para RT untuk mendata ulang dan mengenali warganya dan jika ada hal-hal mencurigakan yang berkaitan dengan terorisme segera menghubungi pihak berwajib guna melakukan tindakan secara sidi. (HK/WM)

Related posts