Ambon, Wartamaluku.com – Komisaris PT Pertamina International Shipping sekaligus Tenaga Ahli Menteri ESDM, Dr. Michael Wattimena, menyampaikan apresiasi kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, atas langkah tegas pemerintah dalam mendorong percepatan pengelolaan Blok Masela di Maluku.
Pernyataan tersebut disampaikan Wattimena kepada wartawan di Rumah Kopi Bez, Ambon, Rabu (24/6/2026), menyusul upaya pemerintah pusat mempercepat realisasi proyek strategis nasional di sektor energi tersebut.
Menurut Wattimena, kebijakan Menteri ESDM yang memberikan peringatan kepada pemegang konsesi Blok Masela menjadi langkah penting untuk memastikan aktivitas pengelolaan sumber daya migas di kawasan itu tetap berjalan sesuai target.
Dijelaskan, surat peringatan yang diberikan kepada operator yang dinilai belum menunjukkan aktivitas optimal telah mendorong percepatan tindak lanjut di lapangan.
“Kalau tidak melakukan aktivitas, konsesinya bisa ditarik. Sikap tegas seperti itu membuat kegiatan di Blok Masela bisa berjalan,” ujar Wattimena.
Selain mengapresiasi langkah pemerintah, Wattimena juga berharap pembahasan lanjutan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah terkait pengembangan Blok Masela dapat segera dilaksanakan.
Pertemuan yang sebelumnya dijadwalkan pada 30 Juni 2026 kemungkinan akan bergeser ke bulan Juli guna menyesuaikan agenda para pihak yang terlibat.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung percepatan proyek tersebut. Menurutnya, koordinasi yang melibatkan pemerintah daerah, aparat terkait, serta pemangku kepentingan lainnya menjadi faktor penting dalam memastikan proyek berjalan sesuai rencana.
Wattimena menilai Blok Masela memiliki peran strategis bagi pengembangan sektor energi nasional sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi di Maluku. Karena itu, dukungan seluruh pihak sangat diperlukan agar investasi yang masuk dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Di akhir keterangannya, ia turut mengapresiasi perhatian Menteri ESDM terhadap daerah penghasil sumber daya alam, khususnya Maluku. Ia berharap kebijakan yang berpihak pada percepatan investasi energi terus dilanjutkan guna mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di daerah.
“Orang Maluku tidak banyak di republik ini, jadi kita harus saling menjaga dan memperkuat, supaya program pembangunan bisa berjalan dan membawa manfaat,” ungkapnya. (WM/yk)






