Ambon,Wartamaluku.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menggelar kegiatan “Bacarita Calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ambon” sebagai bagian dari tahapan akhir seleksi Sekda definitif.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Vlissingen, Balai Kota Ambon, Senin (15/6/2026), dipimpin langsung oleh Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena.
Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah proses seleksi calon Sekda di tingkat Badan Kepegawaian Negara (BKN) selesai. Tiga kandidat yang mengikuti tahapan ini yakni Robert Sapulette, Apries Benel Gaspersz, dan Steven Dominggus.
Wali Kota Ambon menjelaskan, forum “Bacarita” sengaja dibuka untuk memberikan ruang kepada masyarakat, aparatur sipil negara, serta berbagai pemangku kepentingan guna mengetahui kapasitas para kandidat sekaligus memberikan masukan sebelum keputusan akhir ditetapkan.
“Proses ini dilakukan secara terbuka, profesional, dan transparan. Dari tiga nama yang ada nantinya akan mengerucut menjadi satu nama yang dipilih untuk menduduki jabatan Sekda Kota Ambon. Semua tahapan dilakukan secara terbuka agar masyarakat dapat melihat dan menilai langsung,” kata Wattimena.
Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam menentukan figur yang layak mendampingi kepala daerah dalam menjalankan roda pemerintahan. Karena itu, berbagai masukan yang disampaikan selama proses seleksi akan menjadi bahan pertimbangan sebelum keputusan akhir diambil.
Ia juga mengajak masyarakat yang memiliki informasi maupun masukan terkait para calon Sekda untuk menyampaikannya kepada panitia seleksi maupun Pemerintah Kota Ambon. Langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Pemkot dalam menghadirkan proses seleksi yang akuntabel dan berintegritas.
Setelah seluruh tahapan seleksi selesai dan satu nama ditetapkan, hasilnya akan disampaikan kepada Hendrik Lewerissa selaku Gubernur Maluku untuk memperoleh pertimbangan sesuai ketentuan yang berlaku. Pemkot Ambon menargetkan Sekda definitif dapat ditetapkan pada akhir Juni hingga awal Juli 2026, sebelum kemudian dilantik setelah seluruh proses administrasi dan teknis rampung.
Wattimena berharap sosok yang nantinya terpilih mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab secara maksimal dalam mendukung tata kelola pemerintahan serta percepatan pembangunan Kota Ambon.
“Siapa pun yang terpilih adalah yang terbaik dari yang baik untuk Kota Ambon. Sementara yang belum terpilih tetap merupakan putra-putra terbaik daerah yang telah memberikan kontribusi bagi kemajuan kota ini,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, forum dialog berlangsung dalam suasana santai namun penuh makna. Wali Kota membuka sesi diskusi dengan memberikan kesempatan kepada Wakil Wali Kota untuk menyampaikan pertanyaan kepada para kandidat. Selanjutnya, berbagai pertanyaan juga datang dari pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), wartawan, dan masyarakat yang hadir.
Ketiga kandidat dinilai mampu menjawab setiap pertanyaan secara komprehensif, sehingga publik dapat melihat secara langsung kapasitas, pengalaman, serta gagasan yang mereka tawarkan untuk mendukung kemajuan Kota Ambon.
Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa seluruh masukan dari masyarakat maupun media akan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan figur terbaik yang akan menduduki jabatan Sekretaris Daerah Kota Ambon. (WM/yk)





