Perkuat Ikatan di Tanah Rantau, Watubun Ajak Warga Maluku Jaga Kebersamaan

Oplus_131072

Jakarta, Wartamaluku.com – Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun, mengajak warga Maluku di perantauan menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi, dan merawat persatuan di tengah keberagaman.

Ajakan tersebut disampaikan Watubun saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM) di kediaman Ketua Umum FPMM, Umar Ohoitenan atau Umar Kei, kawasan Binalindung, Pondok Gede, Sabtu (19/9/2026) malam.

Watubun mengatakan, peringatan Maulid Nabi memiliki makna penting bagi masyarakat Maluku yang berada di perantauan. Selain menjadi wujud kecintaan kepada Rasulullah SAW, kegiatan keagamaan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam suasana kekeluargaan.

“Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Provinsi Maluku, kami sampaikan ribuan terima kasih. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas keagamaan, melainkan wadah silaturahmi yang menyatukan segala perbedaan warga Maluku di tanah rantau,” ujar Watubun.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum FPMM, Umar Kei, bersama keluarga yang secara konsisten menyelenggarakan kegiatan sosial dan keagamaan bagi masyarakat.

Menurut Watubun, berbagai kegiatan tersebut memiliki kontribusi penting dalam menjaga ikatan persaudaraan dan memperkuat solidaritas warga Maluku, khususnya yang bermukim di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Politisi PDI Perjuangan itu juga mengingatkan bahwa keteladanan Nabi Muhammad SAW harus menjadi pedoman dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang damai, tertib, dan harmonis.

Nilai-nilai akhlak Rasulullah, lanjutnya, perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun hubungan ant umat beragama maupun antarkelompok masyarakat yang memiliki latar belakang berbeda.

“Kekuatan kekeluargaan ini terus kita bangun, tanpa membedakan latar belakang agama maupun budaya. Kita menunjukkan bahwa warga Maluku senantiasa menjaga kerukunan dan harmonisasi bangsa,” lanjut Watubun.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar FPMM tersebut turut dihadiri Sesepuh dan Pembina FPMM, M. Thaher Hanubun, Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta, anggota DPD RI Bisri Asidiq Latuconsina, anggota DPRD DKI Jakarta Ongen Sangadji, serta perwakilan Gubernur Maluku, SI Patta.

Hadir pula mantan Kasum ABRI Letjen TNI (Purn.) Suaidy Marasabessy, jajaran ulama dan habaib, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga Maluku dari 11 kabupaten/kota di Maluku dan wilayah Jabodetabek.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya memperkuat nilai-nilai keagamaan, tetapi juga menjadi perekat persaudaraan warga Maluku di perantauan serta mendorong kontribusi nyata dalam menjaga kerukunan dan persatuan bangsa. (**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *