Putaran Liga Kampung Soekarno Cup U-17 di Ambon Berakhir, Benhur Watubun Apresiasi Dukungan Pemkot dan Masyarakat Ambon

Ambon,Wartamaluku.com – Pelaksanaan Liga Kampung Soekarno Cup U-17 putaran Kota Ambon resmi berakhir pada Senin (25/5/2026).

Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku, Benhur George Watubun, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kota Ambon dan Pemerintah Kota Ambon atas dukungan yang diberikan selama kompetisi berlangsung.

Pernyataan tersebut disampaikan Benhur Watubun usai pertandingan final antara Kabaressy FC melawan Tawiri FC di Stadion Mandala Remaja Karpan, Ambon.

Dikatakan Watubun, Liga Soekarno Cup U-17 yang dimulai sejak 16 Mei 2026 berjalan aman dan sukses berkat dukungan seluruh pihak.

“Kami mengucapkan terima kasih secara khusus kepada warga Kota Ambon dan Bapak Wali Kota beserta seluruh masyarakat atas bantuan dan dukungan kepada PDI Perjuangan, sehingga pelaksanaan Liga Kampung U-17 dapat berjalan aman dan sukses sejak tanggal 19 sampai hari ini,” ujar Watubun.

Menurutnya, putaran di Kota Ambon menjadi rangkaian terakhir sebelum kompetisi dilanjutkan ke Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dan Seram Bagian Timur (SBT).

Liga tersebut nantinya akan ditutup di Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, pada 1 Juni 2026 bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila.

Watubun menegaskan, PDI Perjuangan hanya berperan sebagai fasilitator untuk menyalurkan minat dan bakat generasi muda di bidang sepak bola.

“PDIP hanya alat untuk memfasilitasi masyarakat dalam menyalurkan minat dan bakat olahraga sepak bola, sehingga lahir talenta-talenta muda yang murni dan belum terlibat dalam elite profesional mana pun,” katanya.

Ia menjelaskan, kompetisi tersebut diberi nama Liga Kampung karena diperuntukkan bagi seluruh lapisan masyarakat, baik di desa maupun di kawasan perkotaan.

“Semua orang yang ada di kampung maupun kota-kota, termasuk di lingkungan RT, merupakan bagian dari kampung kita bersama. Karena itu, kompetisi ini menjadi ruang untuk menyalurkan minat dan bakat secara baik dan bersama-sama,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Watubun juga menyampaikan permohonan maaf kepada sejumlah tim yang didiskualifikasi selama kompetisi berlangsung. Ia menegaskan keputusan tersebut merupakan rekomendasi Komite Disiplin yang dilakukan secara netral dan independen.

“Kami mohon maaf karena sejak awal ada tiga kesebelasan yang digugurkan oleh Komite Disiplin. Dalam hal ini PDIP berada pada posisi netral dan independen,” ucapnya.

Ia berharap melalui Liga Kampung Soekarno Cup U-17 dapat lahir tim-tim sepak bola muda potensial asal Maluku yang mampu berkembang dan bersaing di masa mendatang.

“Dari proses ini diharapkan lahir tim-tim sepak bola yang menjunjung tinggi proses pengembangan minat dan bakat generasi muda,” tandasnya. (WM/yk)

Pos terkait