Ambon,Wartamaluku.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku kembali membuka pendaftaran program Onboarding UMKM (OBOR UMKM) 2026 sebagai upaya mendorong peningkatan kapasitas dan daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Maluku melalui pemanfaatan teknologi digital.
Program yang mengusung tema “Accelerating Digital Transformation for Inclusive and Sustainable SMEs” ini ditujukan untuk membantu pelaku UMKM memahami dan mengoptimalkan digitalisasi dalam pengembangan usaha. Melalui berbagai materi dan pendampingan, peserta akan dibekali pengetahuan serta keterampilan untuk memperluas akses pasar, meningkatkan daya saing, dan menciptakan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.
OBOR UMKM 2026 terbuka bagi pelaku usaha dari berbagai sektor, mulai dari makanan, minuman dan produk olahan, fesyen, kerajinan tangan, hingga ekonomi kreatif. Program ini menjadi salah satu langkah strategis Bank Indonesia dalam mendukung transformasi digital UMKM agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan dinamika pasar yang terus berkembang.
Pendaftaran peserta dibuka pada 9–14 Juni 2026 dengan kuota terbatas. Karena itu, pelaku UMKM yang berminat diimbau segera melakukan pendaftaran agar dapat mengikuti program tersebut.
Bank Indonesia berharap melalui OBOR UMKM 2026 semakin banyak UMKM di Maluku yang mampu naik kelas, memperkuat daya saing produk lokal, serta memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pengembangan usaha yang lebih efektif dan berkelanjutan.
“Program ini menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk belajar, berkembang, dan bertransformasi menuju usaha yang lebih digital, tangguh, dan berdaya saing,” demikian ajakan yang disampaikan dalam publikasi yang diunggah melalui media sosial Bank Indonesia Provinsi Maluku.
Dengan meningkatnya pemanfaatan teknologi digital di sektor usaha, OBOR UMKM 2026 diharapkan menjadi wadah bagi pelaku UMKM di Maluku untuk memperluas jaringan bisnis, meningkatkan akses pasar, serta memperkuat eksistensi produk lokal di tingkat regional maupun nasional. (*)
