Ambon, Wartamaluku.com – Wakil Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa, Jazilul Fawaid, secara resmi mengukuhkan pengurus DPW PKB Provinsi Maluku masa bakti 2026–2031 yang berlangsung di Swiss-Belhotel Ambon, Selasa (31/3/2026).
Pengurus DPW PKB Maluku yang diketuai Basri Damis, didampingi sekretaris Lucky Batmomolin serta bendahara umum Muhammad Sidik Karepesina, dikukuhkan langsung oleh Jazilul Fawaid.
Pengukuhan ini dirangkaikan dengan orientasi politik dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) DPW PKB Maluku yang menghasilkan 21 poin rekomendasi strategis sebagai arah kerja partai ke depan.
Pengukuhan dilakukan sebagai bentuk legalitas kepengurusan sekaligus memperkuat konsolidasi partai dalam menghadapi target politik, termasuk kemenangan pada Pemilu mendatang.
Prosesi diawali dengan pengukuhan resmi, dilanjutkan orientasi politik, serta Muskerwil yang membahas program kerja dan strategi partai.
Usai pengukuhan, Jazilul Fawaid menyampaikan bahwa kepengurusan yang telah disahkan diharapkan mampu menjalankan tanggung jawab secara maksimal. Ia juga menyampaikan pesan dari Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar, yang mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Walau yang dilantik adalah wajah lama, namun harus memiliki semangat baru. Saya berharap seluruh pengurus bekerja dengan penuh semangat untuk mencapai target kemenangan PKB di Maluku,” ujar Jazilul.
Dijelaskan bahwa PKB lahir dari cita-cita para ulama, namun tetap mengedepankan nilai keberagaman dan kemanusiaan. Menurutnya, keberagaman di Maluku harus menjadi kekuatan, bukan sumber perpecahan.
Selain itu, Jazilul juga menyoroti kondisi Maluku sebagai daerah kepulauan yang masih menghadapi tantangan infrastruktur, khususnya transportasi laut. Karena itu, PKB terus mendorong lahirnya regulasi terkait daerah pesisir guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat kepulauan.
“Saya berharap suatu saat PKB diberi kesempatan menang di Maluku, agar masyarakat bisa melihat langsung kerja nyata PKB,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPW PKB Maluku, Basri Damis, menyatakan bahwa pengukuhan tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan awal komitmen serius untuk bekerja dan meraih kemenangan politik.
Menurut Basri, berdasarkan kontrak politik yang telah disepakati, PKB menargetkan perolehan minimal empat kursi di DPRD Maluku, dengan target lebih besar pada Pemilu 2029 untuk menang di seluruh daerah pemilihan.
“Pengukuhan ini menjadi momentum untuk solid bekerja dan terbuka dalam meraih kemenangan pada pemilu mendatang,” ujar Damis.
Melalui Muskerwil, lanjutnya, PKB Maluku tidak hanya menyusun program kerja, tetapi juga menetapkan 21 poin rekomendasi strategis sebagai pijakan dalam memperkuat peran partai di tengah masyarakat. (WM/yk)





