Ambon, Wartamaluku.com – Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maluku, Basri Damis, SH, secara resmi membuka kegiatan Kick Off Pencalegan Dini DPW PKB Maluku, Sabtu (10/10/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis partai untuk mempersiapkan diri menghadapi kontestasi politik mendatang dengan memperkuat struktur organisasi, kaderisasi, dan penjaringan bakal calon legislatif.
Dalam sambutannya, Basri Damis menyampaikan kebanggaannya atas pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, pencalegan dini merupakan bagian dari upaya PKB membangun kesiapan partai sejak awal, termasuk memastikan seluruh infrastruktur partai dapat diselesaikan hingga tingkat kecamatan dan desa.
“Saya berbangga dengan terlaksananya Kick Off Pencalegan Dini DPW PKB Maluku. Ini merupakan program strategis sebagai bentuk kesiapan kita menyambut pelaksanaan agenda politik mendatang,” ujar Damis.
Ia menegaskan, penataan struktur partai harus menjadi perhatian utama seluruh jajaran pengurus. PKB Maluku menargetkan penguatan infrastruktur partai rampung pada awal Desember 2026 sehingga pada 2027, partai dapat lebih fokus menjalankan program kaderisasi.
“Penataan struktur dimulai dari tingkat kecamatan hingga desa. Target kita, pada awal Desember infrastruktur partai sudah siap. Setelah itu, pada 2027 kita akan fokus pada kaderisasi di tingkat kecamatan, ranting, dan kader-kader pemula,” jelasnya.
Damis menekankan bahwa PKB telah bertransformasi menjadi partai nasional yang terbuka bagi seluruh golongan masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama.
Menurutnya, karakter nasional PKB tidak sekadar menjadi slogan, tetapi harus diwujudkan melalui keterlibatan kader dari berbagai latar belakang agama dalam kepengurusan dan aktivitas politik partai.
Ia mencontohkan perkembangan kepengurusan PKB di Kabupaten Maluku Tengah, yang telah memberikan ruang bagi kader non-Muslim untuk menduduki posisi strategis sebagai sekretaris.
“Partai ini adalah partai berbasis nasional. Kita berharap seluruh golongan, tanpa membedakan agama, dapat bersama-sama maju dengan PKB,” tegasnya.
Damis juga mengajak berbagai elemen masyarakat, termasuk eksponen Cipayung Plus, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Muhammadiyah, serta unsur gereja, Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), dan umat Katolik, untuk mengambil bagian dalam kehidupan politik melalui PKB.
Menurutnya, keterlibatan berbagai kelompok masyarakat akan memperkuat posisi PKB sebagai partai nasional yang mengedepankan keberagaman dan kebersamaan.
Dalam kesempatan tersebut, Damis turut memaparkan capaian PKB pada Pemilu 2024 sebagai modal untuk menghadapi kontestasi politik berikutnya. Dari 39 daerah pemilihan (dapil) kabupaten/kota di Maluku, PKB berhasil memperoleh kursi di 31 dapil, sementara delapan dapil lainnya masih menjadi pekerjaan rumah bagi partai.
Sementara di tingkat provinsi, dari tujuh dapil yang ada, PKB berhasil memperoleh kursi di empat dapil, sedangkan tiga dapil lainnya belum berhasil dimenangkan.
Capaian tersebut, lanjut Damis, menjadi dasar bagi PKB Maluku untuk meningkatkan kerja politik dan Melalui kegiatan Kick Off Pencalegan Dini ini, Damis berharap seluruh pengurus dan kader PKB Maluku dapat memperkuat konsolidasi organisasi, menuntaskan pembentukan struktur partai, serta mempersiapkan kader-kader terbaik untuk menghadapi pemilu mendatang.
Ia mengajak seluruh jajaran pengurus untuk bekerja bersama dan menjadikan pencalegan dini sebagai momentum memperkuat soliditas partai, memperluas partisipasi masyarakat, serta mewujudkan target kemenangan PKB di seluruh daerah pemilihan di Maluku. jangkauan dukungan masyarakat.
Ia menegaskan, target partai ke depan adalah memenangkan seluruh dapil, baik untuk DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, maupun DPR RI.
“Target kita adalah memenangkan semua dapil, baik dapil kabupaten/kota, dapil provinsi, maupun DPR RI. Kita yakin karena kita bekerja. Kita bukan hanya menghitung matematika politik, tetapi bekerja dengan kesiapan dan kesungguhan,” ujarnya. (WM/yk)






