Ambon,Wartamaluku.com – Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, berhasil masuk dalam nominasi Leaders for Change pada ajang Indonesia Innovation Excellent Award 2026, sebuah penghargaan nasional yang diberikan kepada tokoh-tokoh yang dinilai membawa perubahan melalui inovasi. Acara penganugerahan akan digelar pada 23 Januari 2026 di Haris Sunset Hotel, Bali.
Penghargaan bergengsi ini digagas oleh Lima Pilar Media Communication, yang menggunakan proses seleksi ketat dan objektif melalui metode random sampling. Ajang tersebut menilai individu, kelompok, maupun organisasi yang terbukti memiliki integritas, ketulusan dalam memimpin, serta konsistensi menghadirkan perubahan nyata di tengah masyarakat.
Masuknya Bupati Timotius Kaidel sebagai salah satu kandidat tidak lepas dari berbagai terobosan yang ia lakukan selama memimpin Kabupaten Kepulauan Aru. Ia dikenal sebagai pemimpin dengan visi besar dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan, terutama melalui pendekatan ekonomi biru di sektor kelautan dan ekonomi hijau di wilayah daratan.
Untuk mendukung visi tersebut, Bupati Kaidel mendorong percepatan pembangunan infrastruktur strategis, seperti jalan, drainase, jembatan, hingga pasar rakyat. Infrastruktur ini dinilai menjadi tulang punggung bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Aru.
Salah satu program andalannya yang menarik perhatian nasional adalah pengembangan 10 juta pohon kelapa, yang dijuluki sebagai “pohon emas Aru”. Program ini memiliki prospek besar di pasar global, dengan potensi menarik investasi, membuka lapangan kerja baru, serta mendorong hilirisasi produk turunan kelapa.
Selain itu, inovasi Bupati Kaidel di bidang tata kelola pemerintahan, pemberdayaan masyarakat, hingga upaya menemukan solusi kreatif terhadap tantangan daerah, menjadi alasan kuat dirinya dinilai layak masuk sebagai pemimpin pembawa perubahan.
Melalui nominasi di Indonesia Innovation Excellent Award 2026, kiprah Bupati Timotius Kaidel semakin mendapat pengakuan nasional sebagai sosok pemimpin daerah yang menempatkan dampak nyata bagi masyarakat sebagai tolok ukur utama keberhasilan kepemimpinan. (**)





