GMKI Tiakur Gelar Tatap Muka Bersama Kapolres MBD

Tiakur, Wartamaluku.com – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Tiakur melakukan tatap muka dengan Kepala Kepolisian Resort MBD, AKBP. Budi Adhy Buono, SH, S.Ik, MH guna

mencari solusi dalam menjawab berbagai permasalahan yang sedang berkembang di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD). Pertemuan berlangsung di ruang kerjanya Senin (14/09/2020).

Ketua GMKI Cabang Tiakur, Marthen Watrimny, SP dalam kesempatan tersebut mengatakan, selalu mendukung langkah dan kebijkan Polres MBD dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum MBD.

Secara khusus, menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten MBD, pada 09 Desember 2020 mendatang. GMKI meminta pihak Polres MBD untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan di masyarakat, terutama gesekan-gesekan yang makin terasa di media sosial.

Jelang Pemilukada MBD, gesekan antar pendukung para kandidat mulai terasa terutama di media sosial baik itu facebook, instagram dan lain sebagainya. Olehnya kami minta pihak kepolisian dapat melakukan langkah-langkah antisipatif, preventif dan terukur guna mencegah perpecahan di tengah masyarakat, ungkapnya.

Watrimny menjelaskan, narasi dan komentar di media sosial terutama facebook sudah sangat tidak terkendali lagi. Banyak ujaran kebencian, berita hoax bahkan akun palsu yang beredar di media tersebut yang melakukan provokasi antar sesama anak bangsa. Ini sangat riskan dan berbahaya sekali kalau tidak dilakukan langkah-langkah antisipatif, karena akan menghancurkan tatanan kehidupan budaya dan tradisi yang telah digariskan para leluhar.

Selain hal tersebut, GMKI Tiakur juga menyoroti berbagai permasalahan yang sedang terjadi di MBD sehingga kedepan ada kegiatan maupun langkah yang dapat ditempuh guna mengatasi masalah-masalah tersebut.

Menanggapi masukan tersebut, Kapolres MBD, Budi Adhy Buono dalam kesempatan mengatakan, yang saat ini dilakukan GMKI Cabang Tiakur adalah hal yang positif dan harus didukung.

MBD membutuhkan pemuda seperti ini, agar energi anak muda di MBD tidak terbuang percuma untuk hal-hal yang negatif. Banyak hal yang bisa diberikan kepada masyarakat terkait pemahaman hukum maupun aturan untuk masyarakat, ungkapnya.

Terkait dengan Pemilukada dan dampak penggunaan media sosial yang saat ini marak dilakukan, pihak Polres MBD akan mengambil tindakan tegas. Pihak Polres MBD terus memantau pergerakan dan polemik yang dibahas di media sosial.

Saya juga sudah perintahkan anggota untuk laksanakan patroli siber di medsos dan yang sering membuat polemik di medsos berakun palsu, ungkapnya.

Dirinya juga meminta peran pemuda MBD dalam menjaga suasana yang kondusif menjelang Pilkada MBD. Saya juga meminta kepada GMKI agar dapat mendinginkan suasana dan juga nantinya akan membuat deklarasi serta kampanye damai sehingga proses pemilihan ini dapat berjalan dengan baik dan saya mau MBD ini maju, pungkasnya.

Di tambahkannya lagi Untuk Permasalahan Pencurian hasil laut kami akan Koordinasikan dengan Pemda Kab.MBD sehingga dapat menjangkau wilayah – wilayah yang jauh karena memang membutuhkan dukungan yang besar.

Sedangkan Untuk Minuman Tradisional Sopi yang harus di tetapkan dalam Peraturan Daerah itu kewenangan Pemerintah Provinsi, dan bagi saya Sopi digunakan pada waktu dan tempat yang tepat terutama untuk kegiatan adat. (WM/tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *