Ambon,Wartamaluku.com – Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kota Ambon menggelar Musyawarah Kota (Muskot) ke-III Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Vlisingen, Balai Kota Ambon, Sabtu (21/02/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penentuan arah baru pembinaan dan prestasi bola voli di Kota Ambon, Provinsi Maluku.
Ketua Panitia Pelaksana, Oky Lamtumlawar, dalam laporannya menyampaikan bahwa musyawarah ini bertujuan membentuk kepengurusan yang loyal, kreatif, dan bermartabat, serta mampu melahirkan program-program prioritas yang mengarah pada pelayanan dasar pembinaan. Fokusnya adalah mencetak generasi berprestasi di cabang bola voli indoor maupun outdoor untuk menghadapi kompetisi tingkat kota, provinsi, hingga nasional.
Kegiatan ini dihadiri Ketua Harian PBVSI Maluku Fandy Hasanussy, Sekretaris Kota Ambon Robby Sapulette, Sekretaris Umum KONI Kota Ambon Paulus Joris, Ketua Harian PBVSI Kota Ambon Jopie Silanno, perwakilan seluruh klub bola voli se-Kota Ambon, serta peserta musyawarah lainnya.
Ketua Harian PBVSI Kota Ambon, Jopie Silanno, menjelaskan bahwa musyawarah tahun ini menjadi ajang evaluasi capaian kerja selama kurang lebih empat tahun terakhir sekaligus menyusun program kerja untuk beberapa tahun mendatang.
Selanno mengakui masih banyak tantangan, di antaranya minimnya event pertandingan, keterbatasan fasilitas latihan, kurangnya pelatih muda berlisensi daerah maupun nasional, serta perlunya peningkatan minat masyarakat khususnya anak usia dini terhadap olahraga bola voli di sekolah dan lingkungan masyarakat.
Meski demikian, PBVSI Kota Ambon juga mencatat sejumlah prestasi, antara lain meraih 1 medali emas (putra) dan 1 medali perak (putri) pada cabang voli pantai di ajang POPMAL 2022, mengirim tim voli pantai ke Divisi I Nasional di Jakarta, mengikutsertakan klub ASSC dalam ajang Livoli, serta melakukan seleksi atlet voli pantai untuk persiapan POPMAL ke-5.
Silanno mengajak seluruh peserta musyawarah untuk aktif berdiskusi dan memberikan masukan konstruktif demi kemajuan bola voli di Ambon.
“PBVSI Kota Ambon adalah milik kita bersama, sehingga keberhasilan sangat bergantung pada kerja sama dan komitmen setiap individu,” ujarnya.
Karena itu, sebagai ketua Harian Selanno berharap musyawarah ini mampu memperkuat silaturahmi dan sinergi antar kelompok sehingga terbentuk kekuatan organisasi yang solid dalam mengembangkan olahraga bola voli ke depan.
Sementara itu, Ketua Harian PBVSI Provinsi Maluku, Fandy Hasanussy, menegaskan bahwa musyawarah kota menjadi wadah strategis untuk melanjutkan eksistensi dan meningkatkan prestasi bola voli di Ambon.
Menurutnya, pengurus kabupaten/kota merupakan ujung tombak dalam pembinaan dari akar rumput. Pembinaan usia dini, pencarian bakat, penguatan infrastruktur, tata kelola organisasi, serta penyelenggaraan kompetisi terstruktur harus terus dilakukan.
Ia berharap PBVSI Kota Ambon mampu menjadi motor penggerak prestasi dan mengharumkan nama daerah pada ajang resmi yang direncanakan berlangsung pada September mendatang. Selain itu, peningkatan kualitas wasit dan pelatih juga menjadi perhatian untuk mendongkrak daya saing di tingkat nasional.
Di sisi lain, Sekretaris Kota Ambon Robby Sapulette saat membacakan sambutan Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menyampaikan harapan agar musyawarah ini menghasilkan kepengurusan yang kapabel dan memiliki semangat pengorbanan.
Ia menegaskan bahwa kompetisi harus terus digelar guna mengukur kemampuan klub dan individu. Dengan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama, pembinaan hingga penyelenggaraan kejuaraan diharapkan berjalan maksimal dan membawa kemajuan signifikan bagi PBVSI Kota Ambon ke depan.
Musyawarah ini diharapkan melahirkan langkah-langkah konkret demi kebangkitan dan kejayaan bola voli di Kota Ambon. (WM/yk)





