Ambon, Wartamaluku.com – Dr Michael Wattimena, SE, SH, MM, akhirnya secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari daerah pemilihan (Dapil) Maluku melalui Partai Golkar.
Pernyataan tersebut disampaikan Michael Wattimena saat menghadiri acara kumpul bersama alumni SMA Kristen YPKPM Ambon (Smaker) di Restoran Dua Ikan, Jumat (30/10/2026).
Setelah resmi mengenakan baju kebesaran Partai Golkar pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) partai berlambang pohon beringin tersebut, Michael mengaku siap mengambil bagian dalam kontestasi politik mendatang, menyusul arahan Ketua Umum DPP Partai Golkar.
“Atas arahan Pak Ketua Umum DPP Golkar, beta bakal maju mencalonkan diri merebut kursi anggota DPR RI dari Dapil Maluku. Mohon doa dan dukungannya,” ungkap Wattimena di hadapan para alumni Smaker.
Untuk diketahui, Michael Wattimena yang akrab disapa BMW (Bung Michael Wattimena) merupakan mantan anggota DPR RI dua periode dari daerah pemilihan Papua Barat, yakni periode 2009–2014 dan 2014–2019. Selama berada di Senayan, ia pernah menduduki posisi pimpinan di Komisi V yang membidangi infrastruktur serta Komisi IV yang menangani sektor pangan.
Kehadirannya dalam pertemuan bersama alumni Smaker tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk menyampaikan komitmennya terhadap kemajuan almamater dan masyarakat Maluku.
Menurutnya, keberhasilan sebuah lembaga pendidikan tidak hanya bergantung pada pihak sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan para alumni yang telah berhasil di berbagai bidang.
Sebagai alumi dirinya mencontohkan prestasi siswa SMA Kristen YPKPM Ambon yang berhasil meraih medali perak dalam kompetisi robotik tingkat internasional di Malaysia beberapa waktu lalu.
Menurutnya, keberhasilan siswa tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pihak sekolah dan dukungan para alumni, termasuk bantuan yang diberikan ketika siswa bersangkutan mengalami kendala pembiayaan untuk mengikuti kompetisi di Malaysia.
“Untuk memajukan sebuah lembaga pendidikan atau almamater, memang tidak saja usaha itu daripada lembaga itu sendiri, tetapi juga harus ditunjang dengan para lulusannya yang menjadi bagian integral daripada almamater tersebut,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih siswa tersebut. Bahkan, keberhasilan itu mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Maluku dan Polda Maluku melalui pemberian penghargaan pada 28 Oktober 2026.
Selain mendorong kemajuan sekolah, Michael mengajak seluruh alumni Smaker dari berbagai angkatan untuk memperkuat kebersamaan dan membangun komunikasi yang lebih luas. Ia berharap pertemuan alumni tidak hanya terbatas pada satu angkatan, tetapi melibatkan seluruh lulusan SMA Kristen YPKPM Ambon.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga membagikan kaos bertuliskan alumni Smaker sebagai simbol kebersamaan dan identitas seluruh lulusan tanpa membedakan angkatan.
Lebih jauh, Michael menegaskan jaringan dan kebersamaan alumni harus dimanfaatkan secara positif untuk membantu pengembangan almamater maupun kepentingan masyarakat.
Ia mengaku memiliki pengalaman panjang dalam membangun komunikasi dengan berbagai pihak, baik ketika menjabat sebagai anggota DPR RI maupun dalam kapasitasnya saat ini sebagai Tenaga Ahli Menteri ESDM RI dan Komisaris PT Pertamina International Shipping.
Menurutnya, jabatan dan kewenangan dapat menjadi sarana untuk memperjuangkan berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk menghubungkan aspirasi daerah dengan pihak-pihak terkait di tingkat pusat.
“Kalau kita tidak punya kekuasaan, kalau kita tidak punya jabatan, maka seperti pungguk merindukan bulan, tidak mungkin akan terealisasi. Makanya teman-teman sekalian, gunakan beta secara positif,” ujarnya.
Michael menambahkan, selama menjabat sebagai anggota DPR RI dari Papua Barat, dirinya banyak membantu memperjuangkan berbagai kebutuhan masyarakat melalui komunikasi dengan mitra kerja di pemerintah pusat.
Michael juga menyinggung sejumlah pembangunan infrastruktur di Maluku yang menurutnya tidak terlepas dari perjuangan dan kontribusinya selama berada di DPR RI, salah satunya pembangunan Jembatan Merah Putih (JMP) di Ambon yang peletakan batu pertamanya dilakukan pada 2011.
Melalui pertemuan tersebut, Michael berharap dukungan dan kebersamaan para alumni dapat terus terjalin, sekaligus menjadi kekuatan untuk mendorong kemajuan pendidikan dan pembangunan di Maluku.
Dikatakan, kesiapan maju melalui Partai Golkar ini sekaligus menjadi langkah awal Michael Wattimena untuk kembali memperjuangkan aspirasi masyarakat Maluku di tingkat nasional, dengan harapan mendapatkan doa dan dukungan dari keluarga besar Smaker serta masyarakat Maluku. (WM/yk)






