Distribusi Vaksin ke Kabupaten/Kota di Maluku Masih ditunda Hingga Februari

Ambon, Wartamaluku.com – Distribusi Vaksin Covid-19 Sinovac ke 10 kabupaten/kota, yaitu Maluku Tengah, SBB, SBT, Buru, Buru Selatan, MBD , KKT, Maluku Tenggara, Tual, Kepulauan Aru, yang rencananya berlangsung 13-14 Januari ditunda hingga awal Februari 2021.

“Hal ini menindaklanjut surat Dirjen Pencegahan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan tertanggal 8 Januari tentang distribusi Vaksin, ada perubahan, yang tadinya kita sampaikan tanggal 13 akan di distribusi ke kabupaten/kota, tanggal 14 ada 3 kabupaten, ternyata ada perubahan, sehingga ditunda,”ujar Juru Bicara Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, Adonia Rerung, dalam keterangan pers dilantai enam Kantor Gubernur, Rabu (13/01/2021).

Terkait dengan itu, maka menurutnya distribusi Vaksin ke 10 kabupaten/kota baru akan dilaksanakan awal Febuari bersama dengan penambahan 7 ribu Vaksin Sinovac oleh Satgas Nasional.

“Jadi nanti akan ada distribusi berikutnya yang kedua sekitar 7 ribu. Oleh sebab itu, kita menunggu vaksin itu datang lalu di distribusikan ke kabupaten/kota. Jadi kemungkinan barang datang sekitar tanggal 22 Januari,” tuturnya.

Setelah itu, kata dia sesuai rencana awal Febuari baru di distribusikan ke 10 kabupaten/kota, bersama dengan penambahan 7 ribu Vaksin.

“Gambaran umum penundaan, jangan sampai kekurangan vaksin pada penyuntikan pertama, kan pada hari ke 14 ada pengulangan, jangan sampai terjadi pengulangan, nantinya tidak efektif, jadi antisipasi di drop semua untuk penyuntikan pertama dan kedua,”ucapnya.

Untuk Kota Ambon, jelasnya tetap dilaksanakan 15 Januari, dengan jumlah 7.280 vaksin yang telah di distribusi. Untuk Nakes sesuai data sekitar 4.000 tenaga kesehatan, namun laporan dari Dinas Kesehatan Kota Ambon hanya sekitar 53 persen yang akan divaksin, dikarenakan ada penyakit comorbid.

“Untuk tanggal 15 Januari tetap dilaksanakan di Provinsi dan kota Ambon. Untuk kick off pukul 09.00 WIT di di RSUP dr. J. Leimena. Saya tadi bersama Sekda baru kesana, sudah dilakukan simulasi prosesnya. Kesiapan RSUP dr. J. Leimena sudah sangat baik, teman-teman sudah siap, pak Sekda mensimulasi diperiksa dan semua berjalan dengan baik,”cetusnya.

Siapa saja yang akan di vaksin di RSUP dr. J. Leimena tanggal 15 Januari, yaitu jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, yaitu Gubernur, Pangdam, Danlantamal, Kapolda, Sekda, Kepala Dinas, Walikota, Sekot, tokoh agama dari Sekretaris MUI dan Sekretaris Sinode. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *