Muhajirin Syukur Maruapey: PKB Maluku Tak Mau Tunggu Momentum, Persiapan Pemilu Dimulai dari Sekarang

Ambon, Wartamaluku.com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Maluku mulai mempersiapkan diri menghadapi Pemilu mendatang melalui kegiatan Kick-Off Pencalegan Dini yang digelar pada Sabtu (10/10/2026). Langkah ini menjadi bagian dari strategi partai untuk memperkuat infrastruktur politik, menjaring calon anggota legislatif (caleg), serta meningkatkan perolehan kursi di tingkat pusat maupun daerah.

Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPW PKB Maluku, Muhajirin Syukur Maruapey, mengatakan pencalegan dini bukanlah langkah yang terlalu cepat, melainkan bentuk kesiapan partai dalam membangun kekuatan politik jauh sebelum tahapan Pemilu dimulai.

Menurutnya, PKB Maluku tidak ingin hanya menunggu momentum satu tahun menjelang hari pemungutan suara untuk mulai bergerak. Sebaliknya, partai harus mempersiapkan calon legislatif dan memperkuat struktur organisasi sejak dini di seluruh 11 kabupaten/kota di Maluku.

“Kick-off pencalegan dini ini menjadi tanda bahwa PKB Maluku di 11 kabupaten/kota telah siap sejak awal untuk menuju Pemilu 2029 dan 2031. Kita tidak lagi duduk manis dan menunggu satu tahun menjelang hari H baru bergerak, tetapi hari ini kita sudah mulai menyiapkan infrastruktur, terutama para calon legislatif,” ujar Muhajirin.

Ia menjelaskan, proses pencalegan dini akan dievaluasi setiap enam bulan untuk melihat perkembangan dan kesiapan para calon yang telah mendaftarkan diri. Proses penjaringan tersebut dilaksanakan melalui dua tingkatan, yakni DPW PKB Maluku dan DPC PKB di 11 kabupaten/kota.

Untuk mempermudah masyarakat yang ingin bergabung dan maju sebagai calon legislatif melalui PKB, pihaknya juga menyiapkan sistem pendaftaran berbasis barcode atau kode QR serta pendaftaran secara manual.

Sistem pendaftaran digital disiapkan untuk menjangkau masyarakat yang tinggal jauh dari pusat kabupaten maupun ibu kota provinsi. Sementara itu, pendaftaran manual diperuntukkan bagi masyarakat yang lebih mudah mengakses kantor partai.

“Kami menyiapkan format pendaftaran berbasis barcode agar saudara-saudara kita yang berada jauh dari pusat kabupaten maupun ibu kota provinsi bisa lebih mudah mendaftar. Kami juga menyiapkan pendaftaran secara manual sehingga proses penjaringan ini benar-benar menjangkau masyarakat hingga ke tingkat paling bawah,” jelasnya.

Muhajirin menegaskan, PKB terbuka bagi seluruh kalangan masyarakat tanpa membedakan suku, agama, maupun strata sosial. Sebagai partai nasionalis-religius, PKB ingin memberikan ruang yang sama bagi setiap warga negara yang memiliki keinginan untuk berkontribusi melalui jalur politik.

Ia juga mengajak seluruh kader dan loyalis PKB di Maluku untuk memperkuat kolaborasi, koordinasi, dan komunikasi demi mencapai target politik partai pada pemilu mendatang.
Menurutnya, keberhasilan PKB tidak hanya bergantung pada pengurus, tetapi juga pada komitmen seluruh kader dalam membangun kekuatan partai secara bersama-sama.

“Nasib PKB ada di tangan kita semua. Mari kita berkolaborasi, berkoordinasi, berkomunikasi, dan menyatukan persepsi untuk mengangkat kejayaan PKB di Maluku pada 2029 dan 2031,” katanya.

Lebih lanjut, Muhajirin mengungkapkan, salah satu target PKB pada Pemilu 2029 adalah mengembalikan kursi DPR RI. Sementara itu, pada Pemilu 2031, pihaknya menargetkan peningkatan perolehan kursi legislatif di kabupaten/kota maupun tingkat Provinsi Maluku.

Ia menyebutkan, PKB menargetkan peningkatan perolehan kursi dari empat kursi pada Pemilu 2024 menjadi maksimal tujuh kursi pada pemilu yang dimaksudnya berlangsung pada 2031. Target tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi politik PKB hingga berpeluang menduduki pimpinan DPR.

“Kalau pada 2024 PKB hanya memperoleh empat kursi, maka menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memaksimalkan target tujuh kursi pada 2031, sehingga kita bisa mengambil pimpinan DPR,” tegasnya.

Muhajirin berharap, melalui pencalegan dini dan evaluasi berkala, PKB dapat mempersiapkan calon legislatif yang berkualitas, memperluas partisipasi masyarakat, serta memperkuat konsolidasi partai di seluruh wilayah Maluku.
Ia menegaskan, perjuangan membesarkan PKB harus berjalan seiring dengan komitmen memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Kemenangan PKB adalah kemenangan seluruh rakyat Maluku. Kebesaran PKB adalah kebesaran seluruh rakyat Maluku,” tutupnya. (WM/yk)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *